Breaking News

Mayors Talk 2026: APEKSI Godok Rekomendasi Kebijakan Nasional

Peserta kegiatan forum Mayors Talk 2026: Climate and Urban Resilience melakukan sesi foto bersama sela-sela kegiatan yang digelar di Kota Bogor, Selasa (29/9/2026). (Foto: Dok Pemkot Bogor) 

BOGOR – Komisariat Wilayah (Komwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) merumuskan usulan kebijakan strategis tingkat nasional guna mendorong kemajuan kota-kota di Indonesia. Perumusan ini menjadi agenda utama dalam forum Mayors Talk 2026: Climate and Urban Resilience yang digelar di Kota Bogor, Selasa (29/9/2026).

Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, menjelaskan bahwa pertemuan ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah berbagi pengalaman (horizontal learning), tetapi juga sebagai momentum merumuskan rekomendasi kebijakan untuk pemerintah pusat.

“Pembahasan di forum ini tidak sekadar berbagi praktik baik, melainkan memajukan usulan nyata agar bisa diangkat menjadi kebijakan nasional,” ujar Alwis saat menghadiri malam ramah tamah di Balai Kota Bogor, Senin (28/9/2026).

Baca Juga :   Perwakilan Universitas Gyeongnam Namhae Korsel dan Sekda Bicarakan Persiapan Keberangkatan Mahasiswa Penerima Beasiswa

Menurut Alwis, tantangan kota saat ini kian kompleks. Selain keterbatasan fiskal atau anggaran, kota-kota di Indonesia dihadapkan pada persoalan lingkungan yang berat, seperti perubahan iklim, kesiapan lingkungan hidup, dan pengelolaan sampah.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim memberikan sambutan dalam acara forum Mayors Talk 2026: Climate and Urban Resilience yang digelar di Kota Bogor, Selasa (29/9/2026). (Foto: Dok Pemkot Bogor)

Senada dengan hal itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya sinergi antardaerah untuk membangun kota yang tangguh (resilient city) di tengah berbagai keterbatasan.

Baca Juga :   Tindaklanjuti Arahan Presiden Terkait Penataan Reklame dan Sampah, Wakil Wali Kota Bogor Lakukan Inspeksi

“Dalam situasi anggaran dan kondisi lingkungan yang serba terbatas, kita harus aktif mencari solusi bersama guna mengembalikan situasi kota sebagai kota tangguh melalui kolaborasi berbagai pihak,” kata Dedie.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama APEKSI sekaligus Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menambahkan bahwa konsep kota tangguh harus diinisiasi oleh kepemimpinan daerah yang adaptif dan inovatif. Para kepala daerah dituntut melahirkan terobosan program yang melibatkan partisipasi publik.

Achmad mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bogor yang dinilai sukses membangun kolaborasi penanganan sampah dengan melibatkan generasi muda, salah satunya mengolah limbah menjadi bernilai ekonomis.

Baca Juga :   Bangun Kultur Warga dalam Pengelolaan Sampah, Pemkot Bogor dan Mitra Kerja Lakukan Pendampingan

“Kolaborasi itu krusial, baik antarkota maupun dengan seluruh elemen masyarakat. Inspirasi dari pemuda di Bogor yang mampu mengolah limbah menjadi rupiah adalah contoh nyata peluang yang harus terus kita ciptakan,” pungkas Achmad.

Forum Mayors Talk 2026 ini menghadirkan perwakilan dari pemerintah pusat, instansi terkait, serta kalangan akademisi sebagai narasumber guna membedah hambatan dan solusi pembangunan kota berkelanjutan. (***)