Breaking News

Lewat Program Qardhul Hasan, Wali Kota Sukabumi Salurkan Modal Tanpa Bunga ke Warga  

Salah satu penerima manfaat program Qardhul Hasan, Ibu Ela Herawati, warga Kelurahan Daueuhluhur yang menekuni usaha ayam goreng. (Foto: tangkapan layar vidio dari media sosial resmi Wali Kota Sukabumi)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi terus berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi warga. Salah satu langkah konkret yang digencarkan adalah penyaluran bantuan modal usaha tanpa beban bunga melalui program Qardhul Hasan.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyatakan bahwa program ini dirancang khusus untuk memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM ultra mikro. Selain menstimulus ekonomi, program ini menjadi benteng pertahanan warga dari jeratan utang informal.

“Bantuan modal ini murni tanpa bunga, tanpa ribet, dan persyaratannya pun sangat mudah. Cukup verifikasi usaha, KTP, dan Kartu Keluarga,” ujar Ayep Zaki, dikutip dari media sosial resminya pada Minggu (31/5/2026).

Baca Juga :   Pemkot Sukabumi Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

Dalam kunjungannya ke Kelurahan Dayeuhluhur, Ayep Zaki melihat langsung dampak positif dari program ini. Ia mengapresiasi semangat para pelaku usaha kecil yang mulai menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang positif dan mandiri.

“Senang sekali melihat geliat usaha para penerima manfaat program Qardhul Hasan di Kelurahan Dayeuhluhur. Mulai dari usaha kue basah dan kembang goyang oleh Ibu Nenah, hingga usaha ayam goreng oleh Ibu Ela Herawati, semuanya tumbuh dengan semangat kemandirian yang luar biasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ayep Zaki menegaskan bahwa kehadiran program Qardhul Hasan merupakan bentuk proteksi pemerintah agar masyarakat tidak terjebak oleh bank keliling atau rentenir, yang kerap dikenal sebagai “bank emok”. Beban bunga yang tinggi dari pinjaman informal tersebut dinilai sering kali mencekik perekonomian warga miskin.

Baca Juga :   Rayakan Hari Jadi ke-112: Gelar Pawai Budaya, Saat Harmoni dan Tradisi Tumpah Ruah di Jantung Kota

Melalui kemudahan modal ini, Pemkot Sukabumi berharap struktur ekonomi masyarakat paling bawah dapat tumbuh lebih kokoh dan sehat.

“Jika UMKM-nya kuat dan bebas dari beban yang menjerat, Sukabumi pasti makin bercahaya dan sejahtera,” jelas Ayep Zaki.

Manfaat nyata program ini diakui langsung oleh Ibu Ela Herawati, warga Kelurahan Dayeuhluhur yang saat ini menekuni usaha ayam goreng. Menurutnya, program ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha kecil karena prosesnya yang cepat dan aman dari praktik riba.

Baca Juga :   SMSI Sukabumi Raya Gelar FGD Bareng Ayep Zaki Center, Soroti Ketenagakerjaan dan Keuangan

“Ini sangat membantu banget untuk warga yang perlu permodalan tanpa bunga. Daripada kita berurusan dengan bank keliling, lebih baik ke Qardhul Hasan,” aku Ela.

Ia menambahkan bahwa selain membebaskan warga dari beban bunga yang mencekik, persyaratan administrative program ini sama sekali tidak menyulitkan masyarakat bawah.

“Syaratnya tidak ribet, cuma mengirimkan KTP dan KK saja. Sangat meringankan kami para pelaku usaha kecil,” pungkasnya.

(**)