FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) resmi memulai rehabilitasi ruas Jalan Mareleng-Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Langkah ini diambil untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak sekaligus mendongkrak mobilitas warga setempat.
Proyek rehabilitasi ini telah berjalan sejak 3 Agustus 2026. Penanganan jalan mencakup panjang 590 meter dengan lebar empat meter. Proyek ini dikerjakan oleh CV Maha Dewa Contractor dengan masa pelaksanaan selama 75 hari kalender.
Pemkab Sukabumi mengalokasikan anggaran sebesar Rp928.435.300,11 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi. Pelaksanaan proyek ini mengacu pada SPK Nomor 00.3.3/03/SP/RJ-65/DPU/2026.
Rehabilitasi dilakukan karena kondisi Jalan Mareleng-Ciracap sebelumnya rusak parah. Kerusakan tersebut mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan rawan memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Kendati demikian, perbaikan tahun ini belum mencakup seluruh titik kerusakan. Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan di wilayah Mareleng secara keseluruhan masih tersisa lebih dari dua kilometer. Keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah baru bisa menangani sekitar 590 meter pada tahun anggaran 2026, sedangkan sisanya akan diusulkan pada tahun berikutnya.
Warga dan para pengguna jalan menyambut positif perbaikan ini karena ruas tersebut merupakan jalur vital untuk aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, sekarang mulai diperbaiki. Jalan yang rusak memang cukup mengganggu, apalagi kalau malam atau saat hujan. Kami tentu sangat mengapresiasi perhatian pemerintah,” ujar Wahyu (43), salah seorang warga yang melintas, Kamis (20/8/2026).
Warga lainnya, Yanti (32), berharap proyek perbaikan ini bisa terus berlanjut ke titik-titik rusak lainnya pada tahun depan agar seluruh ruas Mareleng-Ciracap nyaman dilewati.
Warga berharap pembenahan infrastruktur ini dapat memperlancar distribusi barang, aktivitas perdagangan, hingga mempercepat akses menuju berbagai wilayah di Kecamatan Ciracap.
Selama proses pengerjaan berlangsung, para pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, dan berhati-hati saat melintasi lokasi proyek demi keselamatan bersama. (Adv)











