Breaking News

Jelang Verifikasi KLA, Sekda Kab Sukabumi Minta Semua Stakeholder harus Terlibat Aktif dan Bersinergi

Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin Rakor Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) di Aula PKK Pendopo Sukabumi. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) merupakan percepatan dalam pemberdayaan anak, Senin (28/04/25)  di Aula PKK Pendopo Sukabumi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, menyampaikan bahwa rakor dilaksanakan untuk meningkatkan komitmen semua pihak dalam mewujudkan pembangunan pemenuhan hak dan perlindungan anak. Sehingga, terwujudnya Kabupaten Layak Anak.

Baca Juga :   Beberapa Hari Jelang Pemungutan Suara Pemilu 2024, Inilah Pesan Penting Kapolres Sukabumi

“Acara ini dikuti oleh 75 Orang peserta  perwakilan masing masing cluster. Kegiatan ini juga untuk mematangkan persiapan kita menyongsong evaluasi KLA Verifikasi lapangan secara Hibryd oleh Kementrian PPA (Pemberdayaan, Perlindungan, Perempuan dan Anak ),” jelasnya

Dalam arahannya, Sekda Ade Suryaman menegaskan, rakor ini harus menjasi perhatian semua pihak, mengingat  verifikasi KLA akan dilaksanakan  tanggal 14 Mei 2025. Untuk kesuksesan program ini diperlukan  dukungan dari perangkat daerah, semua Stekholder terkait. Menurut sekda, semua harus terlibat dan bersinergi.

Baca Juga :   Penilaian Program P2WKSS Tingkat Prov Jabar, Pemkab Sukabumi Targetkan Raih Juara Pertama

“Kesehatan, pendidikan, fasilitas, hingga lingkungan sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Apalagi, dalam membentuk SDM anak yang luar biasa. Di sini, kita semua punya peran,” ungkapnya.

Dari sisi SDM, anak -anak saat ini akan menjadi generasi penerus bangsa. Sehingga, karakter mereka haruslah luar biasa. Oleh karena itu, dirinya berpesan agar orangtua membimbing anak sebaik mungkin. Mengingat, orangtua merupakan guru dan pembimbing anak pertama, sebelum mereka mengenal lingkungan luar.

Baca Juga :   Operasi Pasar Murah Beras di Palabuhanratu, Bupati Sukabumi : Tekan Inflasi dan Harga Terjangkau

“Orangtua merupakan guru pertama bagi anak-anak. Jadi, bimbinglah anak sebaik mungkin. sesuai zamannya,” pungkasnya. (*/Red)