FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Warga Desa Sukajaya, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan kerusakan parah jalan kabupaten Pabuaran-Kalibunder yang telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa perbaikan berarti.
Jalur sepanjang 13,7 km ini menjadi penghubung utama antara Kecamatan Pabuaran dan Kalibunder, namun kondisi terparah sepanjang hampir 4 km berada di Leuweng Panjang hingga Ciawi 2. Jalan ini penting bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, namun sulit dilalui karena hanya berupa tanah dan batu.
Abdul Mujib, warga setempat, menyebut bahwa wilayah Desa Sukajaya nyaris tak pernah tersentuh perbaikan, berbeda dengan titik lain yang mendapat perhatian setiap tahun. Warga pun kerap menambal jalan dengan batu secara swadaya.
Menanggapi hal ini, Kepala Tata Usaha (TU) UPTD PU Wilayah Sagaranten, Ami Amalia, menyatakan bahwa ruas jalan tersebut sudah diusulkan setiap tahun, namun belum terealisasi karena anggaran difokuskan untuk penanganan infrastruktur pascabencana.
“Pada 2024, hanya ada penanganan 300 meter dari sta awal diruas jalan Pabuaran-Kalibunder. Untuk ruas Citampian–Sukajaya, baru sekitar 5 km yang diperbaiki,” ujarnya, Sabtu (2/8/2025)
Pihak UPTD berjanji akan terus mendorong agar perbaikan jalan di wilayah Sukajaya segera dilaksanakan. Masyarakat berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah mengingat pentingnya jalan tersebut bagi kehidupan sehari-hari.
“Disana ada dua ruas jalan kabupaten, Pabuaran-Sukajaya dan Citampian-Sukajaya,” pungkas Ami Amelia. (*)





