Breaking News

CHANDI 2025, Perkuat Visi Bersama Jadikan Budaya sebagai Alat Perdamaian dan Kesejahteraan

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon membuka Culture, Heritage, Art, Narratives, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025 di Denpasar Bali. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, DENPASAR – Kementerin Kebudayaan Republik Indonesia menggelar Culture, Heritage, Art, Narratives, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025, Denpasar Bali, Kamis (4/9/2025). Dalam event tersebut, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon melakukan pertemuan dengan para kepala daerah dan Kepala Balai Pelestarian Wilayah se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon menyampaikan, sejak berdirinya Kementerian Kebudayaan pada 21 Oktober 2024 yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, bangsa Indonesia memiliki tonggak baru dalam percepatan pembangunan kebudayaan.

Baca Juga :   Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Fadli Zon juga menegaskan harapannya agar forum ini bisa menjadi sarana memperkuat visi bersama, menjadikan budaya sebagai alat perdamaian dan kesejahteraan bersama.

“Sesuai Asta Cita ke-8, Presiden Prabowo Subianto memiliki visi dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta memperkuat keselarasan hidup yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya. Untuk itu, kami percaya bahwa kebudayaan bukan hanya cerminan masa lalu, melainkan alat yang kuat untuk diplomasi dan pembangunan perdamaian.” ucapnya.

Baca Juga :   Menteri PPPA Luncurkan Sekolah Garuda Transformasi di Kota Bogor

Hal tersebut selaras dengan isi deklarasi bersama “Bali Cultural Intiative Declaration” yang diadopsi secara mufakat oleh 35 negara setelah pertemuan tingkat menteri yang diselenggarakan pada Rabu ( 3/9/2025)

Deklarasi tersebut menghadirkan komitmen bersama untuk mempromosikan keragaman budaya, melindungi nilai luhur warisan budaya, serta memperkuat diplomasi budaya sebagai jembatan untuk mewujudkan pembangunan global yang berkelanjutan dan inklusif. (**/Red)

Baca Juga :   KDEI Taipei Berkomitmen Lindungi Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

Sumber : Diskominfo Kota Bogor