Breaking News

Tim Mahasiswa Hukum Universitas Nusa Putra Raih Medali Perunggu di Ajang Mandalika Essay Competition 2026

Tim Mahasiswa Hukum Universitas Nusa Putra yang meraoh Bronze Medal pada ajang Mandalika Essay Competition 2026. Foto: Ist

FOKUSMEDIANEWS.COM, LOMBOK – Tim mahasiswa Hukum Universitas Nusa Putra sukses menyabet Bronze Medal (medali perunggu) dalam ajang nasional Mandalika Essay Competition (MEC) 8 di Lombok pada 16–18 Mei 2026. Prestasi gemilang ini diraih oleh Raihan Fadhil Ramadhan, Nada Aljahra, dan Yazril Ilham.

Mereka memukau dewan juri lewat esai kritis bertajuk “Restorasi Paradigma Hukum: Dari Ekonomi Ekstraktif Menuju Keadilan Ekologis di Kalimantan sebagai Upaya Perlindungan Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Adat Menggunakan Kerangka Hukum Progresif.”

Karya tersebut menyoroti darurat deforestasi Indonesia tahun 2024 yang mencapai 299.650 hektar, di mana wilayah Kalimantan menjadi korban terdampak terbesar akibat ekonomi ekstraktif.

Sebagai solusi inovatif, tim menawarkan pendekatan hukum progresif berbasis ekosentrisme yang memposisikan alam sebagai subjek hukum yang wajib dilindungi, serta mengintegrasikan hukum adat dalam kebijakan tata ruang hutan. Mereka juga menekankan pentingnya integrasi hukum adat dan prinsip Free, Prior and Informed Consent (FPIC) dalam kebijakan tata ruang dan pengelolaan kawasan hutan.

Baca Juga :   Delapan Mahasiswa Kab Sukabumi Kuliah di University of Gyeongnam Namhae Korea Selatan, Bupati : Harus Struggle

Raihan Fadhil Ramadhan mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut bahwa penghargaan ini menjadi hasil dari proses panjang yang penuh diskusi, riset, dan kerja sama tim. “Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa membawa pulang Bronze Medal untuk Nusa Putra University. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa hukum tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan nyata untuk menjawab persoalan lingkungan dan keadilan sosial di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :   Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Resmi Jadi WNI, Siap Perkuat Timnas di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Sementara itu, Nada Aljahra menambahkan bahwa tema yang mereka angkat lahir dari keresahan terhadap kondisi lingkungan dan konflik masyarakat adat yang masih terus terjadi hingga saat ini. “Kami ingin menghadirkan perspektif bahwa hukum harus berpihak pada keberlanjutan lingkungan dan masyarakat adat. Semoga gagasan ini bisa menjadi kontribusi kecil bagi masa depan kebijakan lingkungan di Indonesia,” tuturnya.

Dosen pembimbing, Muhammad Ridho Sinaga, S.H., M.H., kompak menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian ini. “Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa memiliki kapasitas akademik yang kompetitif di tingkat nasional. Kami bangga karena mereka mampu mengangkat isu ekologis dan hukum adat dengan pendekatan ilmiah yang kuat serta relevan dengan kondisi saat ini,” jelasnya.

Baca Juga :   Goes To School dan Safety Riding, Bagian dari Gelar Ops Keselamatan Lodaya 2023 Oleh Satlantas Polres Sukabumi

Apresiasi juga disampaikan oleh Biro Kemahasiswaan Nusa Putra University, Gia Yosep Gunawan. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendorong mahasiswa untuk aktif berkarya, berkompetisi, dan membangun kontribusi nyata bagi masyarakat melalui bidang akademik.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani tampil, berpikir kritis, dan menghasilkan karya yang berdampak. Nusa Putra University akan terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ungkapnya.

Prestasi berskala nasional tersebut membuktikan kapasitas akademik mahasiswa Nusa Putra yang kritis, solutif, dan peduli pada masa depan lingkungan serta keadilan sosial bangsa. (*)