Breaking News

Bupati Sukabumi Pimpin Rakor KMP: Percepat Pendataan Lahan Untuk Pembangunan Gerai dan Pergudangan

Foto : istimewa

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menekankan pentingnya sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mempercepat pendataan lahan yang memenuhi kriteria untuk pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan koperasi desa/kelurahan merah putih.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pendataan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kamis,(11/12/25) di Pendopo Sukabumi.

Rakor yang dioandu oleh Sekda Ade Suryaman itu juga dihadiri Wakil Bupati Sukabumi dan Dandim 0622.

Baca Juga :   Ramah Tamah Forkopimda dengan Paskibraka Kota Bogor Penuh Keakraban

Menurut Bupati, Pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta pemerintah desa diminta untuk mengkoordinasikan pendataan lahan yang layak, memfasilitasi penyelesaian status kepemilikan lahan agar dapat segera dimanfaatkan untuk pembangunan, serta memastikan lokasi lahan berada di area strategis yang mudah dijangkau oleh masyarakat, dekat fasilitas publik, dan aman dari potensi rawan bencana.

“Agar Pembangunan Gerai KMP ini bisa segera terealisasi untuk itu kepada PTPN, Perhutani dan Taman Nasional agar bersinergis dengan steakholder terkait sehingga Pembangunan Gerai KMP atas Instruksi Presiden ini segera dapat diwujudkan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Peringatan Hari Pahlawan, Bupatri Sukabumi: Jaga Semangat Pengabdian, Bersinergi Wujudkan Sukabumi Mubarakah

Masih kata Bupati, percepatan pendataan lahan merupakan langkah strategis dalam memperkuat keberadaan Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan.

Diketahui rakor ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. (*)

Baca Juga :   Kadis PU Kab Sukabumi : Pemantapan Jalan 2026 Targetkan 95 Persen