FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Upaya menemukan dua wisatawan yang terseret ombak di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, masih terus dilakukan. Memasuki hari kedua, Senin (12/10/2026), Tim SAR gabungan kembali mengerahkan personel untuk menyisir kawasan pantai dan perairan di sekitar lokasi kejadian.
Dua wisatawan yang hingga kini belum ditemukan tersebut diketahui bernama MZ (18) Zak (17). Keduanya dilaporkan hilang setelah terseret ombak besar saat berada di kawasan Pantai Cibuaya.
Operasi pencarian hari kedua dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh personel mengikuti pengarahan dan pembagian sektor pencarian guna memastikan setiap area dapat disisir secara terkoordinasi.
Dalam pengarahan tersebut, petugas juga diingatkan untuk menjalankan prosedur operasi standar (SOP) serta mengutamakan keselamatan selama proses pencarian berlangsung.
Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud) Polres Sukabumi, AKP Dadi, S.Pd., menyampaikan bahwa pencarian dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai metode, mulai dari penyisiran melalui laut, darat, hingga pemantauan udara.
“Pencarian terhadap dua korban masih terus kami lakukan bersama tim SAR gabungan. Penyisiran dilaksanakan melalui jalur laut, darat, dan udara dengan mengerahkan personel serta sarana yang tersedia,” kata AKP Dadi kepada Lingkarpena.id, Senin (12/10/2026).
Untuk menjangkau area perairan, tim mengoperasikan perahu karet atau *rubber boat*. Sementara itu, personel di darat bergerak menyusuri garis pantai untuk mencari kemungkinan petunjuk yang berkaitan dengan keberadaan kedua korban.
Pemantauan udara juga dilakukan menggunakan pesawat tanpa awak atau drone. Penggunaan teknologi tersebut diharapkan membantu petugas mengamati area yang lebih luas dan mendukung efektivitas pencarian.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pos TNI AL Ujung Genteng, Basarnas Kabupaten Sukabumi, Satpolairud Ujung Genteng, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciracap, Balawista Pantai Cibuaya, Satpol PP Kecamatan Ciracap, Komunitas Jampe, serta Wanadri.
Seluruh unsur tersebut bekerja secara terpadu dengan membagi tugas sesuai sektor masing-masing. Koordinasi terus dilakukan agar upaya pencarian dapat berjalan efektif, sekaligus mengantisipasi potensi bahaya di kawasan perairan pantai.
AKP Dadi menegaskan, pencarian akan terus dioptimalkan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan. Faktor keselamatan personel menjadi perhatian utama, mengingat karakteristik ombak dan kondisi perairan yang dapat membahayakan petugas.
“Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan. Seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi dan mengoptimalkan upaya pencarian dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” ungkapnya.
Hingga Senin pagi, Muhamad Zubair dan Zaki masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan pun melanjutkan penyisiran di sejumlah sektor, baik di sepanjang garis pantai maupun perairan sekitar lokasi kejadian.
Pencarian ini menjadi ikhtiar bersama untuk menemukan kedua wisatawan tersebut. Seluruh personel yang terlibat terus berupaya maksimal sembari menunggu perkembangan hasil operasi di lapangan. (*/Red)











