Breaking News
Kampus  

Mengajar Pancasila Lewat Komik Digital: Kisah Afiny, Mahasiswi UMMI yang Mendunia

Mahasiswa Program Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP UMMI, Afiny Maulida Syifa, menyabet Juara 2 dalam ajang bergengsi Digital Teaching Media Competition pada International Conference on Elementary School (ICEECE) 2026. (Foto: Dok Pribadi) 

FOKUSMEDIANEWS, Sukabumi: Layar laptop itu menyala, menampilkan deretan panel komik digital yang penuh warna. Di tangan Afiny Maulida Syifa, materi Profil Pelajar Pancasila yang biasanya bersandar di buku-buku teks tebal, berubah menjadi visual yang hidup dan interaktif. Lewat kreativitas inilah, mahasiswi semester dua Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) tersebut berhasil mengguncang panggung internasional.

Afiny, yang menempuh studi di Program Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP UMMI, sukses menyabet Juara 2 dalam ajang bergengsi Digital Teaching Media Competition pada International Conference on Elementary School (ICEECE) 2026. Kompetisi berskala dunia ini diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Cirebon untuk menantang para calon guru menciptakan inovasi media pembelajaran di era digital.

Baca Juga :   Kabupaten Sukabumi Kirim 13 Mahasiswa Belajar di Internasional Yangzhou Polytechnic Institute Tiongkok

Bagi Afiny, kompetisi ini adalah panggung pertamanya sejak menyandang status mahasiswi. Berkompetisi di tingkat internasional tentu mendebarkan, namun ia berhasil menjawab tantangan tersebut melalui sebuah karya komik digital yang inovatif.

“Ini kebetulan lomba pertama yang saya ikuti. Komik digital yang saya buat membahas tentang Profil Pelajar Pancasila,” ujar Afiny dengan binar mata bahagia.

Baca Juga :   Tingkatkan Kompetensi Lulusan, Fakultas Sosial dan Ekonomi serta Prodi Psikologi UTN Gelar Pelatihan Alat Tes Psikologi

Prestasi ini bukan sekadar piala di atas lemari. Bagi Afiny, ini adalah batu loncatan untuk membentuk mentalnya sebagai calon pendidik masa depan yang siap mengarungi era digitalisasi. Ia berharap pencapaiannya dapat memotivasi dirinya dan kampus tercinta untuk terus melahirkan generasi pendidik yang inovatif dan siap bersaing.

Keberhasilan Afiny sebenarnya bukan kejutan besar bagi sang Ketua Prodi PGSD FKIP UMMI, Dr. Iis Nurasiah, M.Pd. Melalui pesan singkat, Dr. Iis menceritakan bahwa bakat Afiny sudah terlihat jelas di dalam kelas sehari-hari.

Baca Juga :   Prof. Ma’mum Murod Al-Barbasy, Rektor Visioner Penggerak Perubahan

“Saya mengutusnya karena melihat kemampuan bahasa Inggrisnya yang kompeten serta literasi digitalnya yang kuat,” ungkap Dr. Iis bangga.

Keahlian itu juga dibuktikan Afiny saat menyusun media pembelajaran sejarah untuk Ujian Akhir Semester dengan hasil yang memukau.

Di tengah derasnya arus digitalisasi, Afiny telah membuktikan bahwa calon guru sekolah dasar dari Sukabumi tidak hanya siap menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pelopor media inovatif yang diakui dunia. (**)