Breaking News

Kebakaran di Sundawenang Parungkuda, Hanguskan Warung Klontong dan Rumah Makan

Petugas pemadam kebakaran Posko IV Parungkuda dan Posko Cibadak berusaha mengatasi kebakaran warung kelontong dan rumah makan Padang di Kampung Bolang Lebak, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (23/7/2026) pagi. (Foto: Dok Damkar)

FOKUSMEDIANEWS. COM, SUKABUMI – Sebuah kebakaran hebat melanda warung kelontong dan rumah makan Padang di Kampung Bolang Lebak, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (23/7/2026) pagi. Insiden yang dipicu korsleting listrik ini menyebabkan satu korban mengalami luka bakar .

Laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi menyatakan api menyambar stok BBM eceran yang disimpan dekat instalasi listrik. Akibatnya, api membesar seketika dan melukai seorang warga bernama Eli. Korban dilaporkan mengalami luka bakar ringan yang terkonsentrasi pada bagian wajah dan tubuhnya.

Tim Damkar Posko IV Parungkuda dan Posko Cibadak yang tiba dalam waktu empat menit langsung melokalisir api dan melakukan pendinginan. Kecepatan evakuasi ini krusial untuk meminimalkan paparan asap beracun bagi korban dan warga sekitar.kwbaran

Baca Juga :   Pj Wali Kota Bogor Inspeksi ke Lokasi Bencana, Tinjau Penanganan dan Mitigasi Bencana

Danpos IV Damkar Parungkuda, Acep Fatah, mengatakan kecepatan respons petugas membuat api tidak sempat meluas ke bangunan lain.

“Personel bergerak segera setelah menerima laporan. Setibanya di lokasi kami langsung melakukan pemadaman dan pendinginan sehingga api berhasil dilokalisir. Berkat penanganan cepat, sebagian bangunan di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari kobaran api,” kata Acep.

Ia menjelaskan, petugas sempat menghadapi kendala karena sumber air dari hidran berada cukup jauh dari lokasi kejadian. Namun, hal tersebut tidak menghambat proses pemadaman.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha selalu dalam kondisi baik. Hindari juga menyimpan BBM eceran atau bahan mudah terbakar di dekat sumber panas maupun instalasi listrik karena sangat berisiko memicu kebakaran,” ujarnya.

Baca Juga :   Kolaborasi KIM JSS dan DKIP, Napak Tilas Soekaboemi Regentschap

Dalam penanganan tersebut, Damkar mencatat sekitar 53 persen bangunan berhasil diselamatkan dari kobaran api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara penyebab pasti kebakaran masih didalami meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang menyambar bahan bakar eceran.

(Red)

Penanganan Luka Bakar Menurut Medis

Dihimpun Dari berbagai sumber kaitan penanganan luka bakar secara medis, untuk luka bakar di area wajah, meskipun dikategorikan ringan, memerlukan pengawasan ketat. Area wajah memiliki jaringan kulit yang tipis, sensitif, dan sangat dekat dengan saluran pernapasan, sehingga risiko pembengkakan atau trauma inhalasi (terhirupnya asap panas) harus diantisipasi sejak dini untuk mencegah komplikasi fatal.

Baca Juga :   Si Jago Merah Ngamuk di Desa Tegallega Lengkong Sukabumi, Hanguskan Satu Rumah Warga

Pakar kesehatan mengingatkan, jika terjadi luka bakar akibat zat kimia atau BBM, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah membasuh area luka dengan air mengalir suhu ruang selama 15–20 menit. Hindari mengoleskan odol, mentega, atau kopi karena dapat memicu infeksi bakteri sekunder pada jaringan kulit yang rusak. Korban harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan luka steril dan evaluasi fungsi pernapasan. (**)