FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Idul Adha bukan sekadar ritual menyembelih hewan. Bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi, momen ini adalah jembatan sosial untuk menyebarkan berkah secara merata. Melalui program sedekah kurban, ratusan ekor domba dan puluhan sapi siap dialirkan ke berbagai penjuru wilayah Kabupaten Sukabumi.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap visi misi Kabupaten Sukabumi, khususnya program Mubarokah.
“Pemerintah daerah salah satunya memberikan sedekah kurban kepada para penerima yang mendukung program strategis dan visi misi Kabupaten Sukabumi. Ada ormas, lembaga keagamaan, hingga unsur Forkopimda dan perangkat daerah,” ujar Andi saat diwawancarai di kantor Baznas Kabupaten Sukabumi, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, bantuan hewan kurban disalurkan secara bertahap dan tersebar di wilayah Kabupaten Sukabumi. Namun, distribusi penerima dilakukan secara bergantian dan tidak seluruh kecamatan menerima setiap tahun.
“Semua wilayah ada yang mewakili. Jadi sifatnya bergantian. Ada yang tahun kemarin menerima, tahun ini tidak, begitu juga sebaliknya,” jelasnya.
Berdasarkan data terbaru hasil rapat hingga Selasa siang, jumlah hewan kurban yang telah terdata mencapai sekitar 280 ekor domba dan 21 ekor sapi.
Selain itu, terdapat tambahan bantuan dari sejumlah pihak, di antaranya dari Bank BJB sebanyak tiga ekor sapi dan bantuan dari Laznas, grup Bakrie berupa tiga ekor sapi sedekah serta empat ekor sapi kurban pribadi Bupati Sukabumi.
“Nah, bantuan dari BJB ada tiga ekor sapi. Kemudian dari Laznas, Bakrie ada sedekah tiga ekor dan empat ekor kurban dari Bupati Sukabumi. Namun yang empat itu tidak masuk hitungan sedekah Pemda karena merupakan kurban pribadi,” terangnya.
Tak hanya program kurban, Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi juga mengungkapkan perkembangan dana hibah keagamaan tahun 2026. Untuk hibah operasional, jumlah penerima masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni 19 lembaga.
Sementara itu, hibah sarana dan prasarana tahun 2026 hanya diberikan kepada sembilan lembaga dan bersumber dari aspirasi dewan.
“Kalau hibah operasional tetap ada 19 lembaga. Sedangkan hibah sarpras tahun ini hanya sembilan lembaga dan itu pun dari aspirasi dewan. Dari Pemda sendiri belum ada anggaran,” pungkasnya.
(Red)










