FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Selasa (30/9) di Masjid Assa’adatuddaroen kompleks Lapas Warungkiara. Maulid Nabi ini mengangkat tema “Meneladani Akhlak, dan Menanamkan Kecintaan kepada Rasulullah SAW”, dengan penceramah KH. Yandi M. Luthfi, S.Pd.I
Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki diri.
“Peringatan Maulid Nabi ini kami maknai sebagai ajang introspeksi dan pembelajaran. Rasulullah adalah suri teladan terbaik dalam akhlak, kesabaran, dan kasih sayang. Kami berharap warga binaan dapat menanamkan nilai-nilai itu dalam kehidupannya, sehingga ketika kembali ke masyarakat mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat,” ujar Kalapas Kurnia Panji Pamekas.
Kalapas menegaskan, pembinaan spiritual merupakan salah satu aspek penting dalam program pembinaan di Lapas.
Dengan kegiatan keagamaan seperti ini, diharapkan warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana secara fisik, tetapi juga memperoleh pembinaan mental dan spiritual yang akan mendukung proses reintegrasi sosial mereka.
Selain tausiah, kegiatan ini juga diisi dengan pembacaan shalawat dan doa bersama sebagai wujud cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan terlihat di antara seluruh peserta acara.
“Semoga kegiatan ini menjadi wasilah turunnya berkah dan rahmat Allah SWT bagi kita semua, serta memperkuat ukhuwah islamiyah di lingkungan Lapas Warungkiara,” tambah Kalapas.
Dengan terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Lapas Kelas IIA Warungkiara menegaskan komitmennya untuk terus membangun pembinaan yang berimbang, mencakup aspek mental, spiritual, dan keterampilan, agar warga binaan siap kembali ke masyarakat dengan perubahan positif. (*/RU)











