Breaking News

Menuju Bogor 2045, Kota Cerdas, Hijau, dan Berbasis Warisan Budaya

Wali Kota Bogor saat mengikuti gelaran Street Performance Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025 yang berlangsung di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (6/8/2025). foto : istimewa

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR –

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mematangkan visi jangka panjang menuju tahun 2045 dengan mengusung konsep Bogor sebagai Heritage City, Smart City, dan Green City.

Konsep besar ini menjadi bagian dari master plan Bogor 2045 yang digagas untuk menjadikan kota hujan ini sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan berkelanjutan berbasis sejarah, budaya, dan inovasi.

Hal ini sejalan dengan visi Bogor Beres Bogor Maju yang berakar dari keinginan kuat untuk menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang tertata dan berdaya saing tinggi di berbagai aspek kehidupan.

Dengan fokus pada perbaikan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, Kota Bogor dapat tumbuh menjadi kota yang maju dan berkelanjutan.

Baca Juga :   Wali Kota Bogor Siap Wawancarai Tiga Kandidat Calon Sekda yang Diserahkan Pansel

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan bahwa arah pembangunan tersebut tidak lepas dari akar sejarah panjang yang dimiliki Kota Bogor. Mulai dari masa kerajaan, kolonial, hingga era modern, seluruh fase sejarah itu menjadi pondasi penting dalam menata masa depan.

“Dengan master plan Bogor 2045, kita ingin menjadikan Bogor sebagai Heritage City, Smart City, dan Green City. Ketiga capaian ini tentu tidak lepas dari sejarah yang telah diukir sejak zaman kerajaan hingga kolonial,” ujar Dedie Rachim di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025 di Yogyakarta, Rabu (6/8/2025).

Menurutnya, melestarikan warisan budaya, baik yang bersifat benda maupun tak benda, menjadi pekerjaan rumah yang harus dijaga bersama. Ia menyebut bahwa upaya ini sejatinya merupakan kesinambungan dari pemikiran dan gagasan para pemimpin sebelumnya.

Baca Juga :   Penerimaan CPNS dan PPPK Kemenkumham Tahun 2023 Telah Dibuka, Cek Waktu Pendaftarannya !

“Tugas kita adalah bagaimana melestarikan semua bentuk peninggalan, baik benda maupun tak benda. Saya kira ini merupakan PR besar yang sudah seiring dengan pemikiran-pemikiran para pemimpin sebelumnya. Seperti yang disampaikan banyak pihak, semua ini harus datang dari hati, dari inovasi, dan juga dari imajinasi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, turut menyampaikan apresiasinya terhadap potensi Kota Bogor yang dinilai sangat mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga :   Wali Kota Bogor Dedie Rachim Terima Penghargaan Kepemimpinan Inovatif Bidang Pangan dan Gizi

“Ini punya potensi yang dahsyat untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi dari Presiden. Aset-aset daerah, kekayaan budaya, wisata alam, kalau dikolaborasikan semua itu akan menjadi faktor pertumbuhan ekonomi di daerah yang juga menunjang pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Bima Arya.

Ia menambahkan, Kota Bogor memiliki modal besar yang tidak dimiliki oleh banyak kota lainnya di Indonesia, mulai dari kekayaan alam, budaya hingga sejarah. Potensi ini, menurutnya, harus terus dikembangkan dan diarahkan secara tepat.

“Kota Bogor punya modal yang banyak dan tidak dimiliki kota-kota lain, alam, budaya, dan sejarah. Saya percaya Pak Wali dan Pak Wakil bisa terus mengembangkan ini menjadi kota hijau dan kota heritage,” tandasnya. (*)