Breaking News

Gubernur Jawa Barat Launching Aplikasi Jaga Desa di Lembur Pakuan Subang

Gubernur Jawa Barat, H Dedi Mulyadi, saat meluncurkan aplikasi Jaga Desa di Lemah Haur Lembur Pakuan Kabupaten Subang. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, UKABUMI – Gubernur Jawa Barat, H Dedi Mulyadi alias Kang Dedi Mulyadi (KDM) melaksanakan peluncuran atau Launching aplikasi Real Time Monitoring Village Management Funding Desa/Jaga Desa. Acara berlangsung di Lemah Haur Lembur Pakuan Kabupaten Subang, Selasa (29/07/2025).

Acara ini diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini dihadiri pula oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, diikuti oleh Bupati/Walikota Se-Jawa Barat. Nampak hadir Bupati Sukabumi H Asep Japar..

Baca Juga :   Peringati Hari Bhakti Imigrasi Ke-75, Kantor Imigrasi Sukabumi Laksanakan Upacara Tabur Bunga di TMP Surjakentjana Sukabumi

Kegiatan diawali dengan Penandatanganan Naskah Kerjasama dan Komitmen Bersama antara Bupati/Walikota dengan kepala Kejaksaan Negeri Se- Jawa Barat.

Gubernur Jabar H. Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa implementasi aplikasi ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam manajemen dana desa. Menurutnya, penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa mutlak diperlukan, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan pemanfaatan teknologi digital.

Baca Juga :   Lokasi ke-2 Muhibah Ramadhan, Bupati Sukabumi Tegaskan Pentinya Sinergitas Membangun Daerah

“Para kepala desa perlu memiliki pemahaman yang kuat tentang manajemen keuangan yang akuntabel. Oleh karena itu, digitalisasi pengelolaan menjadi keharusan, sekaligus sebagai sarana meningkatkan kualitas layanan publik di tingkat desa,” terang Gubernur.

Bupati Sukabumi H Asep Japar (kiri) turut menghadiri peluncuran aplikasi Jaga Desa dan menandatangani Naskah Kerjasama dan Komitmen Bersama dengan kepala Kejaksaan Negeri . (foto : istimewa)

Kang Dedi Mulyadi (KDM) menekankan pentingnya penguatan leadership di tingkat desa, karena akan meningkatkan efektivitas pembangunan di wilayah pedesaan. KDM menegaskan, nilai-nilai kepemimpinan tradisional berbasis budaya lokal harus terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas dan kekuatan sosial masyarakat desa.

Baca Juga :   Pramuka Kota Bogor Pertahankan Tradisi Juara, Raih Prestasi Tingkat Jabar 2025

“Kepemimpinan yang kuat dan bermartabat sangat berperan dalam mendorong kemajuan desa,” tegasnya. (*/Red)