Breaking News

Nenek Rukanah, Hidup Sendiri dengan Keterbatasan Fisik Menanti Kepedulian

Nenek Rukanah (75), lansia di Kampung Cidadap, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, kondisinya yang sudah renta dengan keterbatasan fisik, menanti kepedulian. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Sukabumi – Saat program bantuan dari pemerintah terus bergulir masih ada mustahiq (orang yang berhak menerima) belum tersentuh atau terabaikan. Bantuan sosial yang lalu lalang tak menyentuh pintu rumah sebagian dhuafa (orang yang hidup dalam kondisi lemah secara fisik, ekonomi maupun sosial). Padahal mereka membutuhkan kepedulian, bantuan dan pertolongan untuk kelangsungan hidupnya.

Itulah yang dirasakan Rukanah (75), seorang lansia di Kampung Cidadap, RT 03 RW 02, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Kondisinya yang sudah renta dengan keterbatasan fisik dan hidup sendiri tanpa suami. Ia hanya bisa menatap pasrah dan merasa dirinya terabaikan.

Baca Juga :   Wali Kota Bogor Resmi Tutup Rangkaian HJB ke-543 Lewat Turnamen Golf

“Saya cuma ingin ada perhatian. Umur sudah tua, nggak kerja, cuma bisa di rumah,” ujar Ibu Rukanah lirih saat ditemui, Minggu (27/7/2025).

Anaknya, Pio Haryono, mengungkapkan bahwa sang ibu pernah satu kali mendapatkan bantuan beras saat masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, namun setelah itu tak pernah lagi tersentuh bantuan.

“Dulu zaman Pak Jokowi pernah kebagian satu kali. Tapi sekarang sudah lama nggak dapat apa-apa. Padahal ibu saya ini sangat layak,” ucap Pio.

Baca Juga :   Geopark Ciletuh Festival Tahun 2024 Resmi Ditutup

Ia menduga ada kesalahan dalam pendataan penerima bantuan sosial, sehingga sang ibu yang jelas-jelas hidup dalam keterbatasan tidak lagi mendapatkan haknya.

“Kami mohon kepada pemerintah, khususnya Pemdes dan Dinsos, bantu tinjau lagi. Jangan sampai yang nggak layak malah terus dapat, sementara ibu saya nggak pernah tersentuh lagi,” tegasnya.

Nanan anak ke 3 pun membenarkan bahwa ibu saya Rukanah termasuk warga yang seharusnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Kondisi rumah sederhana dan keterbatasan fisiknya menjadi alasan kuat bahwa bantuan layak diberikan.

Baca Juga :   Wabup Sukabumi Hadiri Pelantikan DPD KNPI, Ajak Kolaborasi Wujudkan Sukabumi Mubarakah

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan keluarga Rukanah. (**/Red)