Breaking News

Oknum Pelajar SMK Acungkan Clurit ke Angkot yang Vidionya tersebar di Medsos, Akhirnya Dibekuk Polisi

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB. SUKABUMI – Anggota Reskrim Polsek Parungkuda Polres Sukabumi meringkus tiga oknum pelajar SMK yang kedapatan sedang mengacung-acungkan senjata tajam jenis clurit ke sebuah angkot yang diduga berisikan pelajar SMK yang menjadi lawannya.

Kapolsek Parungkuda Kompol Iman Prayitno, S.H.,M.H., mengatakan, pihaknya mengamankan ketiga oknum pelajar SMK tersebut berdasarkan vidio yang menyebar di media sosial.

Baca Juga :   Bupati Sukabumi Dampingi Kunker Menteri Koperasi Tinjau Unit Uji Coba Pelayanan MBG Warungkiara

” Kami mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya vidio dimana dalam vidio tersebut terdapat tiga oknum pelajar sedang mengacung-acungkan sajam,” Kata Iman Prayitno, Rabu (02/11/22).

Lanjut Iman, dirinya memerintahkan anggota Reskrim untuk melakukan penyelidikan terhadap kebenaran vidio tentang kelakuan oknum pelajar tersebut.

Hasil Lidik anggota diperkirakan kejadian dalam vidio terjadi di Jalan Raya Parungkuda tepatnya di Kampung Bojongkokosan Desa Bojongkokosan Kecamatan Parungkuda pada hari Senin (31/10/22) sekira pukul 07.00 WIB.

Baca Juga :   Resmi Buka Aksioma 2022, Bupati Marwan : Rekatkan Silaturahim dan Raih Perestasi

Berbekal informasi awal dari vidio yang diterima petugas dan hasil penyelidikan, akhirnya polisi berhasil mengamankan ketiga oknum pelajar SMK yang ada dalam vidio.

” Dari peristiwa tersebut kami berhasil mengamankan tiga oknum pelajar SMK masing-masing SS, FM dan EA beserta dengan barang bukti nya,” sambungnya.

Iman juga mengatakan barang bukti berupa senjata tajam jenis clurit sudah berhasil di sita dari salah satu pelaku oknum pelajar.

Baca Juga :   Kantor PC NU Kabupaten Sukabumi Terendam Banjir, Termasuk Mesjid dan Kolam Warga Disekitarnya

” Saat ini kami terus melakukan penyelidikan mendalam terhadap ketiga oknum pelajar ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *