Breaking News

Rakor Pengawasan Daerah Tingkat Kab Sukabumi 2024, Sekaligus Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami membuka rapat koordinasi (rakor) pengawasan daerah tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2024, sekaligus memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2024 di Pangrango Resort. (Foto : Diskominfosan)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABIMI – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengungkapkan, rapat koordinasi (rakor) pengawasan daerah tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2024 sebagai sarana kebersamaan. Termasuk menyatukan persepsi untuk membangun serta menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi.

Hal itu disampaikan H. Marwan Hamami, saat membuka rapat koordinasi (rakor) pengawasan daerah tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2024 di Pangrango Resort, Rabu (4/12/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini, sekaligus memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2024.

Baca Juga :   Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan Ketiga Atas Perda No.7/2016

“Saya bersyukur adanya rakor ini. Hal ini untuk menguatkan peran dan fungsi bapak/ibu,” ujarnya H. Marwan.

Apalagi selaku pimpinan harus bisa menguasai jalannya kinerja kinerja yang ada di bawah. Sehingga, bisa mengeliminasi persoalan yang akan terjadi. “Pembinaan dan pengawasan bisa mengeliminasi persoalan yang akan terjadi,” ucapnya.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Kabupaten Sukabumi, H. Komarudin, menambahkan peran perangkat daerah yang dipimpinya saat ini lebih ke arah preventif. Terutama dalam menjaga pelaksanaan program pemerintah tersebut agar sesuai aturan.

Baca Juga :   Konferensi PWI Kota Bogor 2024 Angkat Tema Kaderisasi dan Profesionalisme Jurnalis

“Inspektorat saat ini perannya adalah quality assurance, mitra strategis, dan penasehat terpercaya. Sehingga pengawasannya lebih ke arah preventif,” ungkapnya.

Berkaitan perannya tersebut, rakor ini sangatlah penting dilaksanakan. Hal itu untuk mewujudkan sinergitas dan kolaborasi efektif terkait penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

“Rakor ini pun untuk meningkatkan pemahaman dan sharing knowledge tentang hal faktual terkait implementasi manajemen resiko hingga aksi pencegahan korupsi. Apalagi di dalam rakor ini, kita menghadirkan sejumlah narasumber untuk menyampaikan materi,” pungkasnya.

Baca Juga :   Kontroversi Sirekap Bisa Menyesatkan , Ketua SMSI Sukabumi Raya : Sebaiknya Hentikan Dulu

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatangan Fakta Integritas komitmen anti korupsi dilingkup pemerintah kabupaten sukabumi diwakili kadis pendidikan, dirut RSUD Sekarwangi dan camat Sukalarang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *