Breaking News

Tahapan Rechecking Gelari Pelangi Tingkat Jabar, Desa Cicantayan dan Cisande Unggulan Kabupaten Sukabumi

Foto bersama, saat Bupati Sukabumi, H Asep Japar menerima Tim Rechecking Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi. (foto: ist)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Dua desa di Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, masing-masing Desa Cicantayan dan Desa Cisande menjadi unggulan Pemerintah Kabupaten Sukabumi (Pemkab) dalam Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi).

Dua desa tersebut dinilai memiliki berbagai inovasi yang sangat luar biasanya. Tak heran kalau Pemkab Sukabumi yakin kedua desa ini bisa bersaing dengan desa-desa lain di Jawa Barat dan bisa meraih prestasi. Tim Rechecking Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Jawa Barat hadir langsung ke Kabupaten Sukabumi untuk melakukan penilaian.

Ketua Pokja 2 TP PKK Kecamatan Cicantayan, Yerti Duhriati, mengatakan berbagai inovasi telah diluncurkan di dua desa tersebut. Diantaranya Balon Warna (Baca, lihat, obrolan meningkatkan wawasan warga sehingga hidup bermakna) yang digagas Taman Baca Masyarakat Mawar di Desa Cisande. Inovasi tersebut untuk meningkatkan literasi warga dengan sarana dan prasarana yang sangat lengkap.

Baca Juga :   150 siswa TK/PAUD dan SD Ikuti Tandem Baper yang Digelar oleh Dispusipda Kab Sukabumi

“Kami juga memiliki Rumah Dilan (Rumah Pendidikan dan Keterampilan) dengan program inovasinya Mile Cinta Dilan (Masyarakat inovatif lebih aktif berdaya saing untuk Cicantayan melalui pendidikan dan keterampilan). Di sini kami memberikan layanan pembelajaran informal yang mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi warga,” ujarnya saat membeberkan keunggulan Desa Cisande dan Cicantayan di hadapan tim Rechecking Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Sabtu (13/12/2025).

Tak sampai di situ saja, di sektor ekonomi pun terdapat inovasi Teratai Cinta (Telur asin tingkatkan aktivitas ekonomi Cicantayan). Program inovasi ini lebih menonjolkan potensi telur bebek yang relatif melimpah. Sehingga dijadikan nilai tambah oleh masyarakat dengan mengolahnya menjadi telur asin.

“Orang-orang yang terlibat didominasi oleh ibu-ibunya dengan tujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha,” ucapnya.

Baca Juga :   Tingkatkan Infrastruktur Kepariwisataan, Pemkab Sukabumi Rekontruksi Jalan Ujunggenteng-Ciracap

Selain itu, ada juga program Pais Teri Kalapa (Pinjaman, angsuran, iuran, simpanan terima keluarga supaya sejahtera) yang dibentuk untuk menghindarkan masyarakat dari jeratan Bank Emok. Program tersebut dibentuk melalui UP2K Laras Desa Cisande.

“Terakhir kami juga ada koperasi yang bertujuan mengembangkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Foto : ist

Sementara, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, kolaborasi apik perangkat daerah di wilayahnya sangat luar biasa dalam mendukung Desa Cisande dan Cicantayan ini. Termasuk yang berkaitan dengan Gelari Pelangi. Apalagi desa merupakan ujung tombak dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Makanya kami sangat senang kehadiran tim rechecking ke Sukabumi dapat memberikan penilaian terkait efektivitas program di lapangan. Hal ini bisa menjadi bahan perbaikan kami di masa mendatang,” ungkapnya.

Baca Juga :   Bupati Sukabumi : Kami Pelayan Masyarakat Karenanya Kebijakan Akan Pro Masyarakat

Oleh karena itu, bupati mempersilahkan tim rechecking Jawa Barat memverifikasi langsung ke lapangan. Apalagi bupati optimis hasil rechecking ini akan membawa Kabupaten Sukabumi meraih prestasi terbaik.

“Kami berharap ada masukan dan rekomendasi konstruktif untuk penyempurnaan kami di kemudian hari. Meskipun kami optimis, Kabupaten Sukabumi akan meraih prestasi terbaik di Jawa Barat,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pokja 2 TP PKK Provinsi Jawa Barat, Laksmi Purwanti Margarani, mengatakan Kabupaten Sukabumi telah masuk ke dalam enam besar di Jawa Barat. Rechecking ini sebagai penentu daerah terbaik yang akan diikutsertakan ke tingkat nasional.

“Sukabumi itu sudah menjadi yang terbaik. Namun ini tahapan terakhir untuk diambil yang terbaik untuk melaju mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional. Semoga saja Sukabumi ini terpilih,” jelasnya. (*)