Breaking News

Setelah Sempat Naik, Saat ini Harga Daging Ayam Kembali Normal

Petugas Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kabupaten Sukabumi sedang melakukan pendataan harga daging ayam di Pasar Cibadak pada tanggal 17 Oktober 2025. (foto : Disgadin Kab Sukabumi)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Harga daging ayam broiler di wilayah Kabupaten Sukabumi kembali normal, padahal sebelumnya sempat mengalami kenaikan. Kenaikan harga tersebut dikarenakan meningkatnya permintaan pasar.

Menurut Kepala Bidang Sarana Distribusi dan Stabilisasi Harga Bahan Pokok dan Kebutuhan Penting Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, H. Usep Setiawan, kenaikan harga itu terjadi hampir di seluruh Indonesia, dimana penyebabnya ada tiga faktor utama.

“Penyebab kenaikan harga daging ayam broiler itu karena permintaan pasar meningkat. Akibatnya harga menyesuaikan dengan meningkatnya permintaan. Ada tiga faktor yang menyebabkan permintaan naik, yaitu tidak setabilnya harga pakan ayam, kedua maraknya Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dalam hal ini peringatan Maulid Nabi, dan ketiga untuk kebutuhan dapur MBG. Alhamdulillah, kenaikan harga daging ayam itu bisa dinetralisir sehingga normal kembali,” ujar Usep Setiawan kepada fokusmedianews, Jumat (17/10/2025).

Baca Juga :   Disdagin Kab Sukabumi Pastikan Ketersediaan Stok Aman dan Distribusi Lancar, Ini Update Harga Bahan Kebutuhan Pokok

Disdagin Kabupaten Sukabumi telah merilis update rekapitulasi harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Sukabumi, tanggal 17 Oktober 2025. Data tersebut termasuk harga daging ayam yang menurut Disdagin sudah kembali normal, dengan harga rata-rata kisaran Rp39,500/kg.

Berdasarkan data rekapitulasi tanggal tersebut, ada sedikit perbedaan harga daging ayam broiler dipasar saat ini. Seperti di Pasar Cisaat, Pasar Sukaraja, Pasar Cibadak harganya sama Rp38,000/kg.

Baca Juga :   Menapak Jejak Sejarah, Kormi Kabupaten Bogor Gelar HJB RUN 2025

Di Pasar Saganranten Rp37,000/kg, di Pasar Jampangtengah Rp39,000/kg, di Pasar Jampang Kulon dan Pasar Palabuhanratu harganya Rp42,000/kg.

Sedangkan di Pasar Jubleg, Pasar Cicurug, Pasar Surade, Pasar Parungkuda dan Pasar Warungkiara harganya sama Rp40,000/kg.

“Dalam rekapitulasi kami sajikan data harga masing-masing pasar, dimana kadang ada sedikit perbedaan harga, namun ada harga rata-rata. Sedikit perbedaan harga itu dipengaruhi beberapa aspek, diantaranya biaya transportasi,” pungkas Usep Setiawan. (*)

Baca Juga :   Pemkot Bogor Gelar Rakor KKMP, Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Pusat