Breaking News

Pj Gubernur Jabar : Keberhasilan Pembangunan Jabar Bergantung pada Perencanaan Matang dan Implementasi yang Efektif

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin menyampaikan sambutan pada acara Kolaborasi Pembangunan di Jawa Barat Menuju Indonesia Emas 2045 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta. (Foto : Istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Hal itu guna menciptakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan Jawa Barat sangat bergantung pada perencanaan yang matang dan implementasi yang efektif,” ungkap Bey Triadi Machmudin saat menyampaikan sambutan pada acara Kolaborasi Pembangunan di Jawa Barat Menuju Indonesia Emas 2045, yang digelar di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Selasa (21/1/2025) malam.

Oleh karena itu, menurut Bey Triadi Machmudin. melalui visi yang jelas dan program-program yang terarah, Jawa Barat siap menjadi contoh provinsi istimewa yang berkontribusi besar terhadap pencapaian Indonesia Emas 2045.

“Visi Jawa Barat tidak hanya dalam aspek fisik, tetapi juga membangun masyarakat yang berkarakter, cerdas, dan mandiri,” ucapnya

Baca Juga :   Jelang Nataru, Ketersediaan Pangan di Kota Bogor Aman

Berkaca dari hal tersebut, visi Jabar diwujudkan melalui sejumlah program prioritas di berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, infrastruktur, dan ekonomi. Di sektor Kesehatan misalnya, salah satu program unggulan adalah pemberian makan bergizi gratis untuk siswa, santri, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

“Program ini bertujuan untuk membangun generasi sehat, cerdas, dan produktif. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis, menuntaskan kasus TBC, dan membangun rumah sakit berkualitas di seluruh kabupaten,” ucapnya.

Sementara dalam bidang Pendidikan, Jawa Barat berkomitmen membangun sekolah unggul di setiap kabupaten. Termasuk merenovasi sekolah yang membutuhkan perbaikan. Program ini didukung oleh penerapan kurikulum berbasis STEAM untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam sains, teknologi, seni, dan matematika.

Baca Juga :   Wali Kota Bogor Lantik Pejabat di Jalan Pedati, Sampaikan 5 Hal Jadi Pemimpin dan ASN Hebat

“Kalau sektor pertanian, fokus pada peningkatan produktivitas lahan melalui pembangunan lumbung pangan di tingkat desa, daerah, dan nasional. Pengembangan ekosistem pertanian berbasis organik dan menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Hal yang tak kalah penting adalah pembangunan infrastruktur. Bahkan itu menjadi prioritas dan pemerintah merencanakan pembangunan jalan hingga pelosok desa dan permukiman perkotaan untuk memperkuat konektivitas.

“Selain itu, rumah murah bersanitasi baik disiapkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, terutama generasi milenial, guna meningkatkan kualitas hunian,” bebernya.

Di sektor ekonomi, Pemerintah Jawa Barat menargetkan penghapusan kemiskinan absolut melalui program kartu kesejahteraan social. Termasuk peningkatan investasi di sektor industri, pariwisata, serta ekonomi kreatif.

Baca Juga :   PT PUM Kenalkan Alat Ukur Pulusi Udara, Wabup Sukabumi Minta Diuji Terlebih Dahulu

“Transformasi birokrasi berbasis teknologi juga akan dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik,” pungkasnya.

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri (bersalaman-kanan) saat menghadiri acara Kolaborasi Pembangunan di Jawa Barat Menuju Indonesia Emas 2045 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta. (Foto : Istimewa)

Wabup Sukabumi Turut Hadir

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri turut hadir pada acara yang bertajuk Kolaborasi Pembangunan di Jawa Barat Menuju Indonesia Emas 2045 ini. Juga hadir Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi dan kepala daerah se Jawa Barat. juga dihadiri  ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi

Kagiatan ini menjadi ajang yang strategis untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan Jawa Barat periode 2025-2029, dengan tujuan menyelaraskan program nasional dan kebutuhan daerah. Disamping itu juga menjadi ajang silaturahmi, Pj Gubernur Jabar, Gubernur Jabar terpilih serta seluruh kepala daerah se Jawa Barat.(*)