Breaking News

Perkuat Perekonomian Masyarakat, Pemkab Sukabumi Dorong Percepatan Penyaluran KUR

Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Percepatan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kabupaten Sukabumi. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman menegaskan, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu instrumen penting dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus mendorong agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mengembangkan usahanya, sehingga penguatan sektor UMKM terus berlanjut sebagai tulang punggung perekonomian.

Baca Juga :   78 Orang PPPK Paruh Waktu yang Baru Dilantik Bupati Ditempatkan di Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi

“Walau demikian pengawasan harus diperketat agar program ini benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” tegas Ade Suryaman, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Percepatan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/10/25) di Disnakertrans Jalan Palabuan II Sukabumi.

Sekda Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman saat memimpin Rakor Implementasi Percepatan Penyaluran KUR di Kabupaten Sukabumi. (foto : istimewa)

Sekda berharap seluruh pihak, terutama lembaga keuangan pelaksana, dapat menyelaraskan semangat program KUR dengan kondisi riil masyarakat di lapangan. Ia mengajak semua pihak untuk mendorong kemudahan akses pembiayaan agar UMKM tumbuh dan rakyat semakin sejahtera.

Baca Juga :   DPRD Kab Sukabumi Bentuk Pansus Pembahasan Raperda RPJMD 2025-2029

“Negara sudah siapkan programnya. Sekarang tinggal komitmen dari pelaksananya. Mari kita bantu UMKM agar mereka bisa naik kelas dan berdaya saing,” ujarnya.

Sebelaumnya Assisten Perekonomian dan Pembangunan, Puji Widodo dalam sambutannya menyampaikan, pada rapat TPAKD ( Tim Percepatan Akses Kuangan Daerah ) telah dinyatakan bahwa pelaku UMKM harus di dukung sehingga bisa berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian. (*)

Baca Juga :   Pemkot Bogor Giatkan Aksi Bersih Sungai Ciliwung, Berhasil Angkut 1,8 Ton Sampah