Breaking News

Pemkot Bogor Siapkan Pembentukan BNN Kota untuk Perkuat Penanganan Narkoba

Pj Sekda Kota Bogor, Hanafi (kiri), memimpin rapat pembahasan kesepakatan kerja sama pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bogor. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

Pernyataan tersebut disampaikan Hanafi dalam rapat pembahasan kesepakatan kerja sama pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bogor yang berlangsung di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Jumat (11/4/2025).

Hanafi menjelaskan bahwa pembentukan BNN Kota Bogor merupakan langkah strategis untuk memperkuat penanganan narkoba secara masif, terstruktur, dan berkelanjutan.

Ia berharap kehadiran BNN Kota Bogor mampu mempercepat koordinasi dan respons dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkoba.

Baca Juga :   Pemkot Bogor Bersama DPRD Serahkan Bantuan 50 Kursi Roda Untuk Warga

“Kita ingin ada lembaga tersendiri yang lebih fokus menangani persoalan narkoba di Kota Bogor. Harapannya, dengan terbentuknya BNN Kota, penanganan bisa lebih masif dan terarah,” ujar Hanafi.

Kepala BNN Kabupaten Bogor, Anggun Cahyono, yang turut hadir untuk memberikan informasi mengenai proses pembentukan BNN, menyampaikan dukungannya terhadap pembentukan BNN Kota Bogor.

Ia menyebut narkotika sebagai isu global yang sangat kompleks dan membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Baca Juga :   Manunggal Food Festival Ramadan Kota Bogor Fasilitasi Pelaku UMKM

“Kota Bogor, dengan profilnya yang kuat, sangat tepat untuk memulai langkah konkret ini. Diperlukan sinergi dari berbagai elemen, termasuk tokoh masyarakat, aparat, serta peran orang tua dan teman sebaya,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Bogor Kota, IPDA Subandi, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2024, jumlah barang bukti narkotika yang berhasil diamankan di Kota Bogor cukup besar.

Baca Juga :   Hery Antsari : BUMD Berperan dalam Menyokong Pembangunan Kota Bogor

Di antaranya, ganja sebanyak 9.417,73 gram, sabu 2.568,27 gram, tembakau sintetis 2.001,48 gram, ekstasi 343 butir, psikotropika 2.549 butir, dan obat keras terbatas (OKT) sebanyak 49.803 butir.

Rapat ini menjadi langkah awal menuju pembentukan BNN Kota Bogor. Selanjutnya akan dibentuk tim teknis untuk merancang langkah operasional dan menyusun mekanisme kerja yang efektif, sebagai upaya bersama menciptakan lingkungan Kota Bogor yang lebih sehat dan bebas dari narkoba. (*/Red)