Aksi sosial ini bukan sekadar seremoni pembagian bantuan materi. Di balik paket sembako yang disalurkan kepada warga yang membutuhkan, ada jabat tangan erat, senyuman tulus, dan dukungan moral yang mengalir langsung.
Kegiatan rutin ini menjadi ruang tunggu bagi para pegawai untuk menumbuhkan empati, mempererat kebersamaan, sekaligus mengingatkan mereka bahwa keberadaan perusahaan harus berdampak nyata bagi kesejahteraan sosial di sekitarnya.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa gerakan ini telah mengakar menjadi bagian penting dari budaya kerja perusahaan.
“Jumat Berbagi bukan hanya tentang memberikan bantuan materi, tetapi tentang bagaimana kita membangun kepedulian dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Sugeng.
Beliau menambahkan bahwa PLN ingin seluruh pegawainya memiliki kepekaan sosial yang tinggi, sehingga mampu hadir sebagai bagian dari solusi konkret di tengah tantangan hidup masyarakat.
Dampak positif dari aksi ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh warga penerima manfaat. Di internal PLN UP3 Sukabumi, program ini menjadi bahan bakar spiritual yang ampuh untuk memperkokoh solidaritas antarpegawai.
Manager PLN UP3 Sukabumi, Eka Rahma Daniati, mengungkapkan bahwa energi kebaikan yang dibagikan ke luar sebenarnya bersumber dari kebersamaan yang solid di dalam lingkungan kerja.
“Melalui gerakan ‘Jumat Saling Menguatkan’, kami tidak hanya merangkul masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan emosional di antara pegawai. Kami percaya, energi positif yang dibangun dari dalam lingkungan internal ini akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan yang kami berikan kepada pelanggan,” tutur Eka hangat.
Melalui partisipasi aktif seluruh pegawainya, PLN UP3 Sukabumi membuktikan bahwa mereka tidak hanya hadir sebagai penyedia daya listrik. Di setiap hari Jumat, mereka adalah pembawa harapan membuktikan bahwa energi terbaik adalah energi yang dibagikan untuk menguatkan sesama.





