Breaking News

FDSI dan SMSI Sukabumi Raya Kembali Gelar Diskusi, Ayep Zaki Sampaikan Program Pengabdian Untuk Sukabumi

Diskusi yang digelar oleh FDSI bersama SMSI Sukabumi Raya menghadirkan H Ayep Zaki, di Cafe Kopi Kabar Baik, Jalan lingkar selatan Sukabumi, Senin (08/01/2024). (Foto : Istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Forum Diskusi Sinergi Nusantara (FDSI) bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya kembali menggelar diskusi di Cafe Kopi Kabar Baik, Jalan lingkar selatan Sukabumi, Senin (08/01/2024).

Diskusi tersebut mengusung tema ‘Optimalisasi Potensi Pertanian dan UKM untuk membangun Kemandirian Pangan dan Memajukan Perekonomian Masyarakat Kabupaten Sukabumi’. Dengan narasumber H.Ayep Zaki Calon Legislatif DPR RI Dapil IV Kabupaten dan Kota Sukabumi dari partai Nasdem. Sementara peserta diskusi diantarannya belasan pengurus dan anggota SMSI Sukabumi Raya,

Dalam diskusi interaktif tersebut, Ayep menuturkan berbagai perspektif dan langkah taktis berupa visi misi sampai dengan motivasinya untuk masuk ke dunia politik dan yakin akan terpilih menjadi Anggota DPR RI dari Partai Nasdem.

“Kita bisa turut berperan maksimal melaksanakan cit-cita pengabdian masyarakat ketika duduk di kursi pemerintahan, dalam hal ini pilihan saya adalah menjadi Anggota DPR RI,” kata Ayep Zaki.

H.Ayep Zaki menyampaikan visi misi yang menjadi peganganya, jika diberikan amanah sebagai wakil rakyat di DPR RI.

Baca Juga :   Beberapa Hari Jelang Pemungutan Suara Pemilu 2024, Inilah Pesan Penting Kapolres Sukabumi

“Visi saya untuk membangun perekonomian dan pendidikan serta menegakan supremasi hukum, guna mewujudkan
kemakmuran dan keadilan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adapun target sasarannya lebih fokus pada Sukabumi. Membangun perekonomian melalui program kemitraan dengan mengajak masyarakat mengembangkan
program ekosistem pertanian, peternakan dan pemberdayaan masyarakat, dan membangun sektor, ini saya sudah praktek,” tandasnya.

H.Ayep Zaki, merupakan tokoh akademis serta pendiri dan Pembina Yayasan Pembina Pendidikan Doa Bangsa atau lebih dikenal dengan FKDB tersebut mempunyai rekam jejak yang tidak main-main. Berbagai penghargaan dan karya pengabdian masyarakat yang didapatkannya cukup banyak. Namun, dirinya berkehendak untuk lebih mengambangkan kiprahnya dalam pemberdayaan masyarakat.

“Program pemberdayaan masyarakat, tentunya program yang digulirkan harus dapat secara nyata membantu masyarakat agar memiliki keterampilan sehingga mampu berwirausaha secara mandiri,” tandasnya.

Terkait bidang pendidikan, Ayep berkeinginan untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa di mulai sejak usia dini. Sementara itu pada Program Ekosistem pertanian yang dijalankan ini fokus pada peningkatan hasil produktivitas pertanian, khususnya para petani sampai pada mewujudkan kedaulatan pangan.

Baca Juga :   Dialog Nasional, Wakil Ketua DP Partai Gerindra Minta SMSI Jaga Bahasa Indonesia
Peserta diskusi yang digelar FDSI dan SMSI Sukabumi Raya mendengarkan H. Ayep Zaki memaparkan visi misi dalam membangun pemberdayaan masyarakat khususnya di Sukabumi. (Foto : Istimewa)

Ayep juga memaparkan berbagai proyek yang sudah dilakukannya selama ini, baik bidang pendidikan, ekonomi termasuk pertanian.

“Rintisan dari pembangunan ekonomi yang dilakukan saat pertama kali, di implementasikan melalui Program KARIBAJA (Kalimantan, Riau, Batam, dan Jawa), di mana anggota yang ikut berpartisipasi dalam program tersebut ditempatkan dan dikaryakan di berbagai titik UMKM yang kelak akan disebar ke seluruh penjuru Indonesia. Saya bergerak tanpa henti untuk melakukan pembinaan UMKM dan selalu mengingatkan para anggota agar menjadi manusia yang dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara,” kata Ayep.

Dituturkannya, hasil dari pembinaan tersebut, saat ini sudah berdiri titik-titik UMKM rintisan yang totalnya sudah mencapai 242 unit usaha yang tersebar di 28 provinsi di Indonesia.

“Selain membangun unit-unit usaha, pada Tahun 2005 mulai membangun unit-unit satuan pendidikan mulai dari LKP, PAUD, SMP, SMA, SMK dan Yayasan sebagai operator untuk pembangunan di bidang pendidikan melalui YPPDB yang seluruh pembiayaannya dari hasil kegiatan pembangunan di bidang ekonomi. Ini artinya secara mandiri membangun ekonomi melalui pendirian UMKM untuk membiayai pembangunan dunia pendidikan,” imbuhnya.

Baca Juga :   UIKA Champions League 2023 Ditutup, Wakil Walikota Bogor Amanat Jaga Mental Sportivitas

Diketahui, total saat ini ada 23 satuan pendidikan yang telah dibangun di seluruh wilayah Indonesia. Juga membiayai sejumlah mahasiswa yang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi dalam dan luar negeri, biayanya full dari hasil kegiatan ekonomi. Sehingga total anak asuh yang berada dalam 23 Satuan Pendidikan YPPDB dan mahasiswa saat ini berjumlah sekisar 1505 orang.

Ketua SMSI Sukabumi Raya, Eman Sulaeman yang hadir juga mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran Ayep Zaki dalam diskusi berkelanjutan ini.

“Prinsipnya SMSI Sukabumi Raya akan memantau tajam pelaksanaan Pemilu 2024 kedepan dan berharap Pemilu yang damai, jujur dan adil dapat terselenggara dengan baik. Kami siap bersinergi dengan semua pihak agar hal itu dapat terselenggara,” ucap Eman Sulaeman. (*rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *