FOKUSMEDIANEWS.COM, BANDUNG – Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bank bjb menggelar kegiatan Bulan Dana Pensiun Tahun 2026 di Lapangan Saparua, Kota Bandung, pada Minggu (6 //9/2026). Agenda ini diselenggarakan sebagai langkah nyata korporasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya mengenai pentingnya menyiapkan dana pensiun sejak usia produktif.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh sejumlah regulator dan pemangku kepentingan, antara lain Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman, Direktur Pengawasan Dana Pensiun OJK Pusat Dinar Sukmasari yang turut memberikan dukungan terhadap upaya edukasi, literasi, dan inklusi keuangan melalui momentum Bulan Dana Pensiun Tahun 2026 ini. Hadir pula Asisten Daerah II Kota Bandung Dudy Prayudi.
Dari pihak internal perusahaan, turut hadir Direktur Kepatuhan bank bjb Asep Dani Fadillah, Ketua Dewan Pengawas DPLK bank bjb Nur Hasan Kurniawan, dan Ketua Pengurus DPLK bank bjb Rinda Merindawati. Kehadiran para tokoh ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun kesadaran perencanaan keuangan jangka panjang di masyarakat.
Melalui momentum ini, DPLK bank bjb mengedukasi masyarakat bahwa persiapan masa tua tidak seharusnya baru dimulai saat mendekati usia pensiun. Semakin dini perencanaan dilakukan, semakin panjang waktu yang tersedia bagi masyarakat untuk membangun dana pensiun secara bertahap sesuai kemampuan finansial masing-masing.
Peningkatan literasi keuangan dinilai memiliki peran krusial dalam membantu masyarakat mengambil keputusan finansial yang bijak. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat mengelola pendapatan dengan perspektif jangka panjang, sehingga kesejahteraan finansial pasca-masa produktif dapat terjaga secara mandiri.
Agar pesan edukasi lebih mudah diterima, kegiatan Bulan Dana Pensiun 2026 ini dikemas secara interaktif dengan memadukan sosialisasi finansial dan berbagai aktivitas gaya hidup sehat serta interaksi sosial. Pendekatan ini mencerminkan bahwa kesejahteraan masa pensiun tidak hanya bertumpu pada kesiapan finansial, tetapi juga pada kesehatan fisik dan kualitas kehidupan sosial yang bermakna.
Ke depan, DPLK bank bjb berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukasi keuangan yang mudah dipahami, relevan, dan inklusif. Langkah ini diharapkan mampu mendorong masyarakat usia produktif untuk mulai membangun kebiasaan finansial yang sehat dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari demi masa depan yang lebih terencana.
(bjb/red)











