Breaking News

Banjir Terjang Jembatan Darurat di Kampung Bojong Kopo Simpenan

Akibat terjangan banjir pada jembatan darurat di Kampung Bojong Kopo, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, arus lalu lintas dari arah Kiara Dua menuju Palabuhanratu dan sebaliknya sempat ditutup dan menyebebakan kemacetan cukup panjang. Namun saat berita ini diturunkan lalu lintas sudah dibuka kembali, walaupun demikian pengendara harus tetap hati-hati. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI –  Banjir besar kembali menghantam jembatan darurat di Kampung Bojong Kopo Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (6/4/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Kondisi jembatan, akibat derasnya arus sungai, sempat bergeser.

Peristiwa ini menyebabkan arus lalu lintas dari arah kiara dua menuju Palabuhanratu dan sebaliknya, tersendat parah. Antrean kendaraan pun mengular hingga ke kawasan Simpenan.

Baca Juga :   Kakanwil Kemenkumham Jabar Buka Seminar Notaris di Sukabumi, Kalapas Warungkiara Turut Hadir

“Airnya yang datang besar sekali membuat jembatan sempat goyang, banyak yang panik,” kata Endon (45), warga setempat, kepada wartawan.

Endon menambahkan, semua kendaraan ditahan untuk tidak melintas karena khawatir terjadi apa-apa. “ini menyebabkan antrian kendaraan cukup panjang,” tambahnya.

Debit air surut sekitar pukul 17.00 WIB dan situasi mulai terkendali dan Lalu lintas ke jembatan darurat perlahan kembali dibuka dengan bantuan aparat, relawan dan warga setempat.

Baca Juga :   Pemkab Sukabumi Lakukan Rotasi dan Promosi ASN, Bupati : Optimalkan Kinerja Organisasi

“Kami bersama masyarakat berusaha memastikan arus lalu lintas tetap berjalan aman. Ini situasi darurat, semua harus sigap,” tegas Danramil 0622/02 Palabuhanratu, Kapten Amril, disela-sela kesibukannya mengatur arus lalu lintas bersama warga.

Jembatan darurat di Kampung Bojong Kopo Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, diterjang banjir, pada Minggu (6/4/2025) sekitar pukul 16.00. (foto : istimwa)

Ekskavator Sudah di Lokaksi

Untuk menanggulangi kejadian tersebut, satu unit ekskavator jenis Kobelco juga dikerahkan ke lokasi. Alat ini akan duigunakan untuk meratakan bagian tanah yang rusak akibat terjangan air serta memperkuat struktur akses jembatan agar tetap bisa dilalui kendaraan.

Baca Juga :   Kadiskominfosan Kab Sukabumi Yakin CSIRT Mampu Hadapi Ancaman Kejahatan Siber

Tindakan lebih lanjut dengan mengevaluasi dan memperbaiki kondisi jembatan alternatif ini sangat diperlukan, mengingat vitalnya jalur lalulitas dikawasan tersebut dan menjamin keamanan pengguna lalulitas. (*/Nn/Redaksi)