FOKUSMESIANEWS.COM, KOTA SUKABUMI – Sejarah baru saja tercipta untuk dunia sepak bola Kota Mochi. Setelah hampir dua dasawarsa absen dari panggung tertinggi sepak bola regional, Persatuan Sepak Bola Sukabumi Indonesia (PERSSI) akhirnya resmi bangkit dan memastikan diri lolos ke Liga 4 Seri 1 Jawa Barat.
Langkah bersejarah klub yang bermarkas di Stadion Suryakencana ini dipastikan setelah mereka tampil impresif sepanjang kompetisi Liga 4 Seri 2. Dipimpin oleh manajemen baru di bawah Ketua sekaligus Manajer Iptu Riki Saputra dan racikan taktik Pelatih Erik Setiawan, skuad muda lokal PERSSI menyapu bersih fase grup hingga menang dramatis di babak gugur.
Keberhasilan skuad berjuluk Laskar Moci ini memicu gelombang euforia luar biasa di tengah masyarakat. Puncaknya, rombongan tim sempat diarak konvoi keliling Kota Sukabumi oleh para suporter dan warga yang rindu akan prestasi sepak bola daerah.
Memori Era Molly Mulyahati dan Jember
Bagi para pencinta sepak bola lawas Kota Sukabumi, momen kelolosan ini memutar kembali memori kolektif awal era 2000-an. PERSSI tercatat pernah menggeliat dan menembus kompetisi Divisi 3 Nasional saat Kota Sukabumi dipimpin oleh Wali Kota perempuan legendaris, Dra. Hj. Molly Mulyahati Djubaedi, M.Sc.
Kala itu, tim kebanggaan warga kota bahkan harus melakoni laga tandang kompetisi nasional yang heroik hingga ke Jember, Jawa Timur. Sayangnya, setelah era keemasan tersebut, langkah PERSSI perlahan surut dan terjebak dalam masa “mati suri” yang panjang dari kancah sepak bola nasional.
Respons Wali Kota: Kebangkitan Setelah 20 Tahun
Penantian panjang itu akhirnya berakhir. Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, secara terbuka menyampaikan rasa bangga dan kebahagiaannya atas capaian bersejarah anak-anak asuh Erik Setiawan tersebut.
“Hari ini hari yang sangat berbahagia bagi Wali Kota Sukabumi karena PERSSI Kota Sukabumi lolos ke Divisi 4 Seri 1. Ini prestasi yang sangat baik untuk Kota Sukabumi,” ujar H. Ayep Zaki melalui pernyataan resminya di media sosial.
Ayep Zaki juga menggarisbawahi bahwa momentum ini adalah titik balik berakhirnya masa tidur panjang sepak bola Kota Sukabumi yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.
“PERSSI kita yang sudah lama tidur, sekian puluh tahun tidur, paling tidak dua dasawarsa tidur, dua puluh tahun lebih. Sekarang bangkit kembali dengan wajah baru anak-anak muda yang cukup hebat, dan memperlihatkan prestasi di Provinsi Jawa Barat, masuk Divisi 4 Seri 1. Besok kita masih akan bertanding di semifinal, tapi target kita sudah tercapai. Kita bersaing dengan tim-tim lain di Jawa Barat, dan kita bisa masuk Divisi 4 Seri 1, Alhamdulillah,” tambahnya.
Komitmen Pemerintah untuk Olahraga Sukabumi
Lewat momentum kebangkitan Kapten Bani Satriani dan kawan-kawan, Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus mendorong iklim olahraga yang sehat dan berprestasi di Kota Sukabumi.
“Wali Kota akan senantiasa mendukung seluruh kegiatan olahraga, sepak bola, dan olahraga-olahraga lainnya. Untuk itu saya menghimbau kepada semua generasi muda ikuti cabang-cabang olahraga lainnya dan ukirlah prestasi. Untuk membawa Kota Sukabumi Maju, dari Kota Sukabumi untuk Indonesia,” pungkasnya.
Dengan tiket Liga 4 Seri 1 yang sudah di tangan, PERSSI Kota Sukabumi kini tidak hanya membawa pulang trofi atau peringkat, melainkan berhasil mengembalikan martabat dan gairah sepak bola warga Kota Sukabumi ke peta olahraga Jawa Barat. (ant)











