FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Fakultas Pascasarjana Universitas Panca Sakti (UPS) Bekasi melalui Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Workshop Metode STEAM di Aula Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (02/05/2026).
Kegiatan yang bertajuk “Implementasi Pembelajaran STEAM dengan Pendekatan Inkuiri” ini bertujuan untuk mempertajam kompetensi guru dalam menerapkan metode Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) guna merangsang nalar kritis dan kreativitas anak sejak usia dini.
PKM ini mendapatkan sambutan antusias dari guru Guru se-Kecamatan Gunungguruh. Nampak hadir 30 guru, yang dengan seksama mengikuti pemaparan narasumber dari Fakultas Pascasarjana UPS, salah satunya Dr. Nita Priyanti, M.Pd., yang merupakan Ketua PKM sekaligus Dekan Pascasarjana Universitas Panca Sakti.
Dalam pemaparannya, Dr. Nita Priyanti, menekankan pentingnya adaptabilitas guru terhadap perkembangan zaman. “Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu,” ujar akademisi yang berkiprah didunia pendidikan sejak 1999 ini, mengutip pesan bijak Sayidina Ali bin Abi Thalib.
Menurutnya, pesan tersebut merupakan pengingat bagi pendidik dan orang tua agar tetap adaptif terhadap perubahan teknologi dan pola pengasuhan di era digital. Selain teknis STEAM, ia juga membekali peserta dengan konsep Growth Mindset (pola pikir bertumbuh).
”Pola pikir bertumbuh menjadi modal bagi guru dan orang tua agar tidak mudah menyerah dalam menggali potensi anak, terutama saat menerapkan metode baru yang interaktif seperti inkuiri ini,” ungkapnya.
Selain Dr. Nita, hadir pula tim ahli yang terdiri dari Wyanita S. Husnaeni, Dwi Adji Dilliani, Sekar Pinilih, Dewi Murti Y., dan Nunuk Eny K. Mereka memaparkan bagaimana implementasi STEAM dapat memperkuat karakter kognitif anak agar memiliki kecakapan abad ke-21, yang dikenal dengan istilah 4C, yaitu Creative (Kreatif),Communicative (Komunikatif), Collaborative (Kolaboratif), Critical Thinking (Berpikir Kritis).
Respon positif datang dari para peserta, salah satunya Rena, guru dari PAUD Selendang Sutra. Ia menilai pelatihan ini sangat krusial untuk diaplikasikan langsung kepada anak didik.
”Semua peserta sangat antusias. Pelatihan ini sangat penting bagi kami, semoga ilmu ini bisa langsung diaplikasikan untuk kemajuan anak-anak,” ujar Rena.
Aksi nyata dari civitas akademika Universitas Panca Sakti Bekasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap standarisasi dan peningkatan kualitas tenaga pendidik PAUD, khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi. (Fajar)










