Breaking News

Jembatan Cimandiri Rusak Berat Diterjang Banjir, Akses Gegerbitung–Cireunghas Lumpuh

Jembatan Cimandiri yang rusak parah setelah diterjang luapan Sungai Cimandiri pada Minggu malam (26/4/2026). Foto: ist

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI (27 April 2026) – Akses transportasi yang menghubungkan Desa Caringin (Kecamatan Gegerbitung) dan Desa Cireunghas (Kecamatan Cireunghas) di Kabupaten Sukabumi terputus. Jembatan penghubung tersebut rusak parah setelah diterjang luapan Sungai Cimandiri pada Minggu malam (26/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Jembatan yang terbuat dari kayu dengan tiang penyangga bambu tersebut tidak kuat menahan derasnya debit air akibat intensitas hujan yang sangat tinggi. Peristiwa ini terjadi tepat di Kampung Caringin RT 20/06, Desa Caringin.

Baca Juga :   Tindak Lanjuti Pembersihan Sampah di Pantai Loji Dan Cibutun, Bupati Sukabumi Pimpin Susur Sungai

Kepala Desa Caringin, Marpudin, mengungkapkan bahwa kerusakan ini menjadi pukulan berat bagi warga. Pasalnya, jembatan tersebut baru saja diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat dua minggu lalu.

“Dua minggu lalu warga sudah bergotong royong memperbaiki, tapi karena hujan deras tadi malam, luapan air sungai kembali menerjang hingga rusak parah dan tidak bisa dilalui,” ujar Marpudin saat meninjau lokasi, Senin (27/4/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena luapan sungai terjadi pada tengah malam saat tidak ada aktivitas warga. Namun, dampaknya sangat terasa karena mobilitas ekonomi dan sosial antar-kecamatan kini lumpuh total.

Baca Juga :   Jembatan Gantung Cibungur Mekarmukti Ambrol, Warga Berharap Segera di Perbaiki

Pihak Pemerintah Desa telah berkoordinasi dengan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Polsek Gegerbitung, Tagana, Babinsa, hingga Satpol PP untuk melakukan asesmen cepat. Saat ini, warga bersama aparat setempat tengah berupaya melakukan perbaikan darurat agar jembatan bisa segera dilintasi kembali.

Marpudin berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk membangun jembatan permanen di lokasi tersebut. Menurutnya, konstruksi kayu dan bambu selalu rentan roboh setiap kali musim penghujan tiba.

Baca Juga :   Pencarian Erwin yang Terseret Arus Sungai Cimandiri Terus Dilakukan, SAR Basarnas Turun Tangan

“Kami sangat berharap pembangunan jembatan yang layak dan kokoh segera direalisasikan agar aktivitas warga kembali normal dan aman,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materil akibat bencana tersebut masih dalam proses kajian teknis oleh pihak terkait. (Iwan)