FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai berdampak nyata pada pembangunan di daerah. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengungkapkan bahwa harga aspal melonjak drastis hingga 30 persen hanya dalam waktu dua minggu terakhir.
“Dua minggu lalu naik 15 persen, lalu beberapa hari kemudian naik lagi 15 persen,” ujar Uus, Kamis (16/04/2026).
Lonjakan ini dipicu oleh terganggunya rantai pasok impor akibat konflik yang melibatkan Iran. Tak hanya aspal, harga semen beton pun ikut terkerek naik. Kondisi ini membuat Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang telah disusun menjadi tidak relevan.
Guna mengantisipasi kerugian di pihak penyedia jasa (kontraktor), DPU memilih menunda sementara proses lelang. “Kami tahan dulu lelangnya. Jangan sampai penyedia jasa malah buntung karena harga kontrak jauh di bawah harga pasar,” tegasnya. Saat ini, penyesuaian ulang HPS sedang dilakukan agar proyek infrastruktur 2026 bisa segera berjalan dengan harga yang realistis. (*)











