Breaking News

Dukung Konektivitas antar Pusat Kegiatan Ekonimi Masyarakat, Dinas PU Kab Sukabumi Fokus pada Peningkatan Kemantapan Kualitas Jalan

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus. (sumber: Dinas PU)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktut jalan. Target tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Sukabumi mencapai 90 persen dalam periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menjelaskan bahwa fokus pembangunan jalan tidak didasarkan pada pembagian wilayah, baik utara atau selatan. Melainkan pada seberapa besar dampaknya terhadap kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :   TMMD Ke-117 Telah Selesai, Bupati Marwan : Memberi Multiplier Effect Bagi Perekonomian Masyarakat

“Kita tidak membeda-bedakan wilayah. Prinsipnya yang menjadi prioritas adalah ruas jalan yang memberi pengaruh langsung terhadap peningkatan ekonomi warga, baik disektor pariwisata, industri, jasa maupun pertanian untuk menunjang ketahanan pangan. Intinya pada konektivitas antar pusat kegiatan,” ucap Uus Firdaus.

Dalam rencana jangka menengah tersebut, sejumlah ruas jalan strategis telah ditetapkan sebagai prioritas dalam penanganan. Diantaranya jalan Pangleseran-Cibatu, jalan Caringin-Cidahu, jalan Parungkuda-Bojongpari, jalan Lengkong-Cijaksa, jalan Jampangkulon-Ciguyang, jalan Mereleng-Ciracap, jalan Cibugel-bangbayang, jalan Ciracap-Ujung Genteng, jalan Sukaraja-Pal Dua, dan jalan Sagaranten-Pasir Bandung.

Baca Juga :   The 2nd ISCoNREM 2023, Sekda Paparkan Konsep Penataan Kota

Selain ruas jalan tersebut, secara lengkap yang telah proyeksikan lebih dari 20 titik, tersebar diberbadagai kecamatan. Pekerjaannya mencakup pembangunan, peningkatan jalan, dan perawatan berkala, serta pembangunan jembatan yang menjadi penopang mobilitas dikawasan pesisir dan sentra pertanian.

Uus menambahkan, pihaknya kini menerapkan konsep penanganan tuntas, yaitu penyelesaian satu ruas jalan secara menyeluruh dalam satu paket pekerjaan. Pendekatan ini dinilai lebih efisien dan mampu menjaga mutu infrastruktur dalam jangka Panjang.

Baca Juga :   Sempat Terjaring Razia, Tiga Pengamen jadi Petugas Kebersihan di Kota Bogor

“Kita tidak melakukan pekerjaan secara parsial. Satu ruas harus selesai menyeluruh, mulai dari pemeliharaan rutin, rehabilitasi hingga rekontruksi di titik-titik yang rusak berat. Dengan begitu hasilnya akan lebih maksimal,” ujar Uus.

Ia menambahkan, peningkatan kondisi kemantapan jalan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran, baik dari APBD Kabupaten Sukabumi maupun dukungan dari pemerintah provinso dan pusat. (*)