Breaking News

BTP dan Konsultan Kaji Jalan Amblas Batutulis Kota Bogor Selama Dua Hari

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin (kedua dari kanan), saat meninjau kembali lokasi jalan amblas di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu (12/3/2025). Foto : Istimewa.

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, kembali meninjau lokasi jalan amblas di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu (12/3/2025) siang.

Bersama Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat (BTP Bandung), Endang Setiawan dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, Jenal ingin memastikan pengerjaan segera dilakukan.

Baca Juga :   Muhasabah Malam Pergantian Tahun, Pemkot Bogor Gelar Doa dan Dzikir Bersama di Masjid Agung

“Hari ini, tim dari BTP dan konsultan sudah mulai menghitung ukuran serta melakukan kajian mengenai besaran anggaran, durasi pengerjaan, dan target penyelesaiannya. Mereka membutuhkan dua hari untuk menyelesaikan kajian ini,” jelas Jenal Mutaqin di lokasi.

Dalam dua hari tersebut, lanjut Jenal, akan dibuatkan timeline pekerjaan, termasuk rincian tahapan dan estimasi waktu pengerjaan. Setelah kajian ini selesai, masyarakat akan diinformasikan kembali.

Baca Juga :   Optimalisasi Manajemen Risiko, Pemkot Bogor Gelar Pendampingan Teknis

“Terkait pembiayaan, ada beberapa mekanisme yang bisa digunakan. Semua sumber, baik dari APBN maupun APBD, akan kami upayakan. Yang terpenting adalah solusi terbaik bagi warga Bogor. Kami terus berikhtiar untuk itu,” tegasnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, lanjut Jenal, terus melakukan komunikasi dan koordinasi untuk menentukan langkah yang efektif, efisien, dan terukur guna meminimalisir kesalahan teknis.

Baca Juga :   Raperda RPJPD Kota Bogor 2025-2045 Disahkan

“Kami mohon doa agar kami dapat menyelesaikan dan memulihkan bencana ini, yang sebenarnya tidak hanya terjadi di Batu Tulis saja. Warga sekitar Batu Tulis, Cipaku, dan Pamoyanan semoga diberikan kekuatan. Meskipun sudah ada jalur sementara, saya rasa masih kurang representatif,” tutup Jenal. (*)