FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Ketua Dekranasda Kota Bogor, Yantie Rachim menghadiri peluncuran buku Sri Ratna Handayani yang berjudul “Menjaga Batik, Merawat Indonesia” di Atrium Lantai 2, Botani Square, Kota Bogor, Sabtu (26/4/2025). Acara ini menjadi bagian dari rangkaian memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April.
Penulis buku sekaligus pemilik gerai Handayani Geulis Batik Bogor, Sri Ratna Handayani, mengungkapkan bahwa anak muda saat ini perlu lebih mengenal batik agar bisa menghargai dan mencintainya. “Jika mereka mengenal dan memahami proses pembuatan batik, saya yakin mereka akan lebih menghargai batik,” ujarnya.
Sri Ratna Handayani menyampaikan terima kasih kepada Ibu Yantie Rachim dan Pemerintah Kota Bogor yang sangat mendukung Batik Bogor.
Buku “Menjaga Batik, Merawat Indonesia” menjadi refleksi sekaligus ajakan untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam pelestarian batik.
Ketua Dekranasda Kota Bogor, Yantie Rachim, dalam kesempatan itu menyampaikan mimpinya untuk membawa batik Bogor ke tingkat yang lebih tinggi.
“Batik Bogor ini menjadi identitas Kota Bogor. Mimpi saya sangat besar untuk batik Bogor, yaitu batik Bogor harus dibawa ke tingkat internasional,” ucapnya, .
Yantie Rachim menegaskan bahwa pelestarian batik bukan sekadar tentang mempertahankan tradisi, tetapi juga tentang memperkenalkannya ke dunia luas. Untuk itu, dirinya terus merangkul seluruh pelaku usaha dan perajin batik di Kota Bogor agar terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional.
“Pesan yang ingin disampaikan cuma satu aja, cintai batik dan jaga kelestariannya,” ucapnya.
Ia berharap batik Bogor tak hanya menjadi bagian dari identitas lokal, tetapi juga menjadi kebanggaan nasional yang bisa bersaing di panggung dunia. Selain itu, ia juga berharap agar warga Kota Bogor turut membantu mempromosikan batik Kota Bogor ke mancanegara.
“Warga Bogor yang bepergian ke luar negeri, baik untuk urusan dinas maupun liburan, saya harap untuk mengenakan batik Bogor dalam kegiatan mereka, sekaligus memperkenalkannya kepada teman-teman maupun warga setempat,” tuturnya. (*/Red)











