Breaking News

Musrenbang Tanah Sareal Kota Bogor, Bahas Empat Bidang Prioritas

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanah Sareal di Bogor Icon Hotel, Jalan Sholeh Iskandar, Bukit Cimanggu City. (Foto : Ist)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Empat bidang prioritas, mulai dari bidang fisik, bidang sosial, bidang pemerintahan, dan bidang ekonomi dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanah Sareal di Bogor Icon Hotel, Jalan Sholeh Iskandar, Bukit Cimanggu City, Rabu (22/1/2025).

Plh Wali Kota Bogor, Hanafi, mengatakan, tugas utama pemerintah yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam bentuk administratif maupun program pembangunan yang berdampak jangka panjang.

Pembangunan fisik memberikan hasil langsung bagi masyarakat, tetapi pembangunan sosial juga penting karena pengaruhnya terasa dalam 20 hingga 30 tahun ke depan.

Baca Juga :   Di Balik Magnet: Dari Trauma Label hingga Obsesi "Sunda Emperor"

“Pemerintah Kota Bogor harus berkontribusi untuk target Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Ia pun ingin ada kolaborasi antara pemerintah, kecamatan, dunia usaha, dan pemangku kepentingan untuk mendukung pembiayaan pembangunan.

Mengingat APBD Kota Bogor sangat terbatas sehingga diperlukan kerja sama untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Dan ada janji politik pasangan Wali Kota Bogor terpilih, Dedie-Jenal yang harus diintegrasikan dalam Perubahan APBD 2025,” ujar Hanafi.

Baca Juga :   Dari Arena Porprov XIV Jabar 2022, Kabupaten Bekasi Sementara Menduduki Posisi Teratas Peroleh Medali

Di lokasi yang sama, Camat Tanah Sareal, Adhitya Bhuana Karana, mengatakan mayoritas usulan masyarakat dalam Musrenbang kali ini didominasi kebutuhan pembangunan fisik yang manfaatnya bisa langsung dirasakan warga.

Pihaknya pun memiliki beberapa program prioritas yang harus didorong, salah satunya pembangunan embung di belakang Lottemart.

“Proyek ini akan berdampak pada kelurahan-kelurahan di hilir seperti Cibadak, Kayumanis, dan Mekar Wangi,” ujar Adhitya.

Baca Juga :   Wali Kota Bogor Pastikan Kejadian Tidak Menyenangkan terhadap Wisatawan Tak Terulang

Adhitya melanjutkan, tak hanya pembangunan embung. Kecamatan Tanah Sareal juga perlu melakukan penanganan Tembok Penahan Tanah (TPT) di kawasan pinggir Sungai Ciliwung, yang mana proyek ini memerlukan intervensi dari pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane.

“Masalah ini sudah masuk dalam berita acara meskipun tidak menjadi usulan langsung karena kewenangannya ada pada tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya. (*)