FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi tercatat sebagai wilayah dengan kondisi jalan rusak berat terpanjang di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data yang dirilis Jabar Stats dan bersumber dari Badan Pusat Statistic (BPS) tahun 2024 panjang jalan rusak berat di Kabupaten Sukabumimencapai 507,48 KM, menjadikannya yang tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain di Jawa Barat. Data tersebut mungkin sudah berubah seiring perbaikan infrastruktur jalan di kabupaten Sukabumi terus dilakukan baik oleh pemerintah provinsi maupun Pemkab Sukabumi.
Satu hal yang tidak bisa di abaikan, dimana Kabupaten Sukabumi, berdasarkan data BPS terbaru (2024-2025), sebagai kabupaten dengan wilayah terluas se-Jawa dan Bali. Memiliki luas wilayah mencapai kurang lebih 4.164,15 km2.
Berdasarkan data tahun 2023-2024, panjang jalan di Kabupaten Sukabumi terdiri dari jalan nasional sepanjang sekutar 217,28 km, jalan provinsi 313,92 km, dan jalan kabupaten mencapai 1.266,71 km. Total panjang jalan tersebut mencakup berbagai kategori, mulai dari jalan arteri, kolektor, hingga lokal yang tersebar di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sangat dipahami kalau jalan rusak di Kabupaten Sukabumi terpanjang di Provinsi Jawa Barat, karena disamping memiliki wilayah cukup luas juga memiliki jalan yang cukup panjang.
Berdasarkan Data tersebut menunjukkan bahwa kondisi infrastruktur jalan di Sukabumi memang masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian besar dari pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Dari total Panjang jalan rusak berat di Jawa Barat yang mencapai 3.127,51 KM, Kabupaten Sukabumi menyumbang sekitar 16 persen, atau hamper seperenam dari keseluruhan kondisi jalan rusak berat di Provinsi Jabar.
Posisi ke-dua wilayah jalan rusak berat terpanjang ditempati oleh Kabupaten Tasikmalaya dengan Panjang 296,89 km. Selanjutnya disusul Kabupaten Cianjur diperingkat ke-tiga dengan 279,48 km, Kabupaten Karawang di posisi ke-empat dengan 241,01 km, dan Kabupaten Bekasi di peringkat ke-lima dengan 216,71 km.
Sementara itu Kabupaten Garut berada di urutan ke-enam dengan panjang jalan rusak berat mencapai 214,01 KM. Disusul Kabupaten Subang di posisi ke-tujuh dengan jalan rusak berat sepajang 193,72 KM, Kabupaten Bandung Barat di peringkat ke-delapan 183,49 km, Kabupaten Purwakarta di urutan ke-sembilan 150,34 km, dan Kabupaten Bogor menempati urutan sepuluh besar dengan jalan rusak berat sepanjang 146,71 km.
Tingginya angka kerusakan jalan ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda dua dan roda empat. Jalan rusak ini tidak hanya menghambat mobilitas warga dan distribusi barang, tetap juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas serta biaya perawatan kendaraan. Kondisi ini banyak dikeluhkan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan dan jalur penghubung antar kecamatan.
Info grafik Jabar stats tersebut sekaligus menjadi potret tantangan besar pembangunan infrastruktur jalan di Jawa Barat. Pemerataan pembangunan dan perbaikan jalan dinilai menjadi kebutuhan mendesak, khususnya di wilayah dengan tingkat kerusakan tertinggi seperti di Kabupaten Sukabumi.
Ke depan, masyarakat berharap data ini menjadi dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran, sehingga perbaikan jalan rusak berat dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah, keselamatan pengguna jalan, serta kualitas hidup masyarakat Jawa Barat dapat terus meningkat. (*/Red)











