Breaking News

Gubernur Jabar Tekankan Anggaran Perbaikan Jalan Minimal 7,5 Persen dari APBD

Rakor Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Jawa Barat, di Gedung Singaperbangsa, Kantor Bupati Karawang, Nagasari, Kabupaten Karawang.(foto : ist)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KARAWANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi (rakor) Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Jawa Barat, di Gedung Singaperbangsa, Kantor Bupati Karawang, Nagasari, Kabupaten Karawang, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ini dihadiri 27 kepala daerah se- Jawa Barat. Rakor membahas prioritas pembangunan infrastruktur yang harus dilaksanakan sebagai prioritas.

Baca Juga :   Perbaiki 4.363 Rutilahu Dengan Dana 45,3 Miliar, Wali Kota Bogor : Pastikan Tepat Sasaran

Dalam Rakor tersebut, Gubernur Jawa Barat menegaskan bahwa setiap pemerintah kabupaten dan kota di Jabar wajib menyiapkan alokasi anggaran untuk perbaikan jalan minimal 7,5 persen dari total APBD.

Dedi Mulyadi, menuturkan bahwa penetapan angka 7,5 persen penting mengingat keluhan masyarakat soal jalan rusak kerap dilayangkan kepadanya, meski status jalan tersebut berada di bawah kewenangan kabupaten dan kota.

Baca Juga :   Tiga Tahun Terakhir, TNI AD Telah Membangun Lebih dari 300 Titik Akses Air Bersih di Jabar

“Karena kalau tidak 7,5 persen, tetap saja jalan di Jawa Barat akan tetap rusak,” ungkapnya.

Menurut Dedi Mulyadi, kebijakan itu akan diperkuat dengan keputusan gubernur agar seluruh daerah memiliki komitmen yang sama.

Selain itu, Dedi Mulyadi menilai bahwa kewajiban alokasi ini akan memaksa daerah menempatkan infrastruktur sebagai prioritas utama dibanding pos anggaran lain yang dianggap tidak bermanfaat. (*/Red)

Baca Juga :   Menuju Bogor 2045, Kota Cerdas, Hijau, dan Berbasis Warisan Budaya