Breaking News

Cara Cerdas OSKA MAN 2 Sukabumi Edukasi Bahaya HIV/AIDS ke Perwakilan Kelas

Foto bersama usai Seminar Kesehatan HIV/AIDS yang diselenggarakan oleh OSKA MAN 2 Sukabumi, Sabtu (3/10/2026). (Gotit: Dok MAN 2 Sukabumi)

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) atau OSKA MAN 2 Sukabumi menerapkan strategi cerdas dalam menyebarkan edukasi kesehatan. Alih-alih mengumpulkan seluruh siswa yang berisiko membuat penyampaian materi kurang efektif, mereka memilih metode peer education (edukasi sebaya) lewat Seminar Kesehatan HIV/AIDS di Aula MAN 2 Sukabumi, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini sengaja hanya menghadirkan empat orang perwakilan siswa dari setiap kelas. Langkah cerdas ini diambil agar para perwakilan tersebut dapat menyerap materi secara intensif, untuk kemudian bertugas menjadi “perpanjangan tangan” dalam membagikan pengetahuan kepada teman-teman sekelasnya.

Baca Juga :   Plh Sekda Kabupaten Sukabumi Hadiri Haflah Takhorruj YPI Ponpes Attaufiqiyyah

Dengan menghadirkan Hj. Tri Damayanti, S.Pd. sebagai narasumber, para perwakilan kelas dibekali pemahaman mendalam mengenai fakta HIV/AIDS, cara penularan, hingga langkah pencegahan. Strategi ini terbukti ampuh membekali siswa dengan informasi yang tepat agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh mitos atau informasi keliru yang marak beredar.

Kepala MAN 2 Sukabumi, Hj. Euis Sumirah, S.Ag., M.M., mendukung penuh metode taktis yang diinisiasi oleh OSKA ini. Menurutnya, melibatkan perwakilan kelas adalah cara yang tepat untuk melatih tanggung jawab remaja dalam menjaga sesama.

Baca Juga :   Timsus Temukan Pendaftar PPDB Tidak Sesuai, Wali Kota Bogor : Namanya Langsung Dikeluarkan

“Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada para siswa tentang HIV/AIDS. Mereka perlu mendapatkan informasi dan pembinaan yang benar agar mampu menjaga diri serta mengambil keputusan yang tepat,” ujar Hj. Euis.

Hj. Euis juga berharap model edukasi berantai seperti ini bisa terus dikembangkan. Dengan begitu, dampak positif dan pemahaman mengenai pentingnya pergaulan sehat tidak hanya berhenti di ruang seminar, melainkan dapat menyebar secara masif ke seluruh penjuru madrasah.

Baca Juga :   Prof. Dr. M. Syafii Antonio Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Institut Tazkia

Melalui pendekatan cerdas ini, OSKA MAN 2 Sukabumi sukses membuktikan bahwa organisasi siswa mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan generasi muda yang sehat, peduli, dan saling melindungi. (**/Red)