FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Berdasarkan laporan sementara Pos Komando Kabupaten Sukabumi, periode tanggal 3 sampai 8 Desember 2024 hingga Pukul 07.00 WIB, korban jiwa akibat banjir, tanah longsor dan tanah bergerak di Sukabumi sebanyak 10 orang ditemukan dan 2 orang masih dalam pencarian.
Dari jumlah korban jiwa tersebut, lima orang warga wilayah Kecamatan Simpenan, tiga orang warga Kecamatan Tegalbuleud, satu orang warga Kecamatan Ciemas dan satu orang warga Kecamatan Gegerbitung. sedangkan dua orang yang masih dalam pencarian di Desa Rambay Kecamatan Tegalbuleud dan Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran.
Berikut data korban jiwa yang ditemukan sampai 8 Desember 2024 hingga Pukul 07.00 WIB, yaitu :
- Dappa (11 Tahun) Desa Loji Kecamatan Simpenan
- Ade Wahyu (11 Tahun) Desa Loji Kecamatan Simpenan
- Elma Ayunda (27 Tahun) Desa Loji Kecamatan Simpenan
- Sahroni (50 Tahun) Desa Loji Kecamatan Simpenan
- Dadang (60 Tahun) Desa Ciemas Kecamatan Ciemas
- Euis (44 Tahun) Desa Rambay Kecamatan Tegalbuleud
- Siti Hamidah (8 Tahun) Desa Loji Kecamatan Simpenan
- Resti (23 Tahun) Desa Bangbayang Kecamatan Tegalbuleud
- Santi (2 Tahun) Desa Bangbayang Kecamatan Tegalbuleud
- Emah (50 Tahun) Desa Karangjaya Kecamatan Gegerbitung
Sedangkan yang masih dalam pencarian adalah :
- Eros (80 Tahun) warga Desa Rambay Kecamatan Tegalbuleud
- Ojang (53 Tahun) warga Desa Sirnasari Kecamatan Pabuaran.
Dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Darurat Bencana yang terjadi di Sukabumi dan Cianjur, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan, pihaknya dan semua pihak yang terlibat akan terus mencari korban yang belum ditemukan.
“Yang pertama adalah perhari ini (Minggu, 8 Desember 2024 – red), jumlah yang meninggal akibat banjir, tanah longsor dan tanah bergerak, itu 12. Sepuluh sudah ditemukan, dua masih dalam pencarian. Dua ini akan terus kita cari. Meskipun pihak keluarga sudah ikhlash, tapi sebagai aparat pelayan masyarakat kita akan terus mencari. Mohon do’anya semoga segera dapat kita temukan,” ujar Letjen TNI Suharyanto, Minggu, (8/12/2024), di Ruang Utama Pendopo Sukabumi.
(Nurdiansyah)











