Breaking News

Perkuat Pendekatan Humanis, Satpol PP Kota Bogor Pelopori Gerakan Indonesia ASRI

Foto bersama dalam acara pencanangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai Pelopor Gerakan Indonesia ASRI di kawasan Danau Situ Gede Kota Bogor. (Foto: ist)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Kota Bogor terpilih menjadi lokus utama pencanangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Agenda yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini menandai babak baru peran Satpol PP yang kini mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga lingkungan.

Acara yang berlangsung pada Jumat (8/5/2026) ini melibatkan sedikitnya 700 peserta. Mulai dari jajaran Kemendagri, Pemkot Bogor, pelajar, hingga kelompok buruh, semuanya turun langsung melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Danau Situ Gede sebagai bentuk perayaan Hari Buruh yang edukatif.

Baca Juga :   KPK Gelar Launching Survei Penilaian Integritas, Pemkot Bogor Raih Nilai Tertinggi ke-2 di Jabar

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal, menegaskan bahwa Satpol PP memiliki kewenangan penegakkan Perda yang strategis untuk mengawal isu lingkungan. Namun, ia meminta paradigma tugas diubah.

“Kalian diberi mandat menjadi champion, pelopor Gerakan Indonesia ASRI. Lakukan tugas dengan humanis, penuh empati, dan persuasif agar masyarakat mau berpartisipasi. Ini adalah gerakan dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” tegas Safrizal dalam arahannya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim (kanan) mendampingi Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal, saat melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Danau Situ Gede, Kota Bogor. (Foto: ist)

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut baik penunjukan ini. Ia mengungkapkan bahwa tantangan sampah di Kota Bogor cukup besar, dengan timbulan mencapai lebih dari 1.000 ton per hari. Untuk mengatasinya, Pemkot Bogor menjalankan strategi ganda, Strategi tersebut yaitu: sektor hulu dengan penguatan pemilahan sampah melalui 230 Bank Sampah dan 16 TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle). Sementara untuk sektor hilir dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Galuga yang telah disetujui Pemerintah Pusat. Fasilitas ini diproyeksikan mampu mengolah hingga 1.500 ton sampah per hari.

Baca Juga :   Haul Raden Saleh ke-146, Bima Arya : Raden Saleh Sosok Humanis, Plural dan Berjejaring Luas

“Kami menangani sampah bukan hanya di hilir, tapi sejak dari hulu. Kami juga bekerja sama dengan Pemkab Bogor dan TNI AD untuk memastikan pengolahan di Galuga berjalan optimal,” ujar Dedie.

Sementara Ketua Pelaksana sekaligus Direktur Pol PP dan Linmas, Sri Handoko Taruna, menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan amanat langsung dari Presiden RI. Gerakan ini bertujuan memperkuat sinergi antara aparatur negara dan warga dalam menjaga ketertiban serta keindahan kota.

Baca Juga :   Dedie Rachim Apresiasi Mural Competition 2023 di Tajur

Aksi di Situ Gede juga menjadi pengingat pentingnya koordinasi lintas wilayah, mengingat sampah yang masuk ke aliran sungai seringkali berasal dari kiriman wilayah hulu. Melalui gerakan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai dapat meningkat secara masif. (*)