FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, diwakili oleh Pranata Humas, Sri Ida Fitriani, S.T., M.M., menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) PWI ke-80, di Halaman Kantor PWI Kabupaten Sukabumi, Kompleks GOR Cisaat, Kamis (9/4/2026). Kehadiran perwakilan Kemenag Kabupaten Sukabumi itu menjadi bentuk dukungan terhadap peran pers dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan membangun.
Sri Ida Fitriani menyampaikan bahwa pers memiliki posisi penting dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia menegaskan komitmen Kemenag untuk terus memperkuat sinergi dengan insan pers dalam menyampaikan program dan layanan keagamaan.
“Pers memiliki peran strategis dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah. Kemenag Kabupaten Sukabumi siap bersinergi dengan insan pers untuk menyampaikan informasi yang akurat dan mencerahkan kepada masyarakat,” ungkap Sri Ida kepada kepada awak media.
Puncak peringatan HPN tahun 2026 yang mengusung tema sentral “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” ini dirangkai dengan peringatan HUT PWI ke-80. Dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Kepala Diskominfosan, Kepala Disdagin, Rektor Universitas Muhammadiyah, Perwakilan Polres Sukabumi, Imigrasi, Kejaksaan, Bank BJB Palabuhanratu serta undangan lainnya.

Wakil Bupati: Pers Mitra Pemerintah yang Strategis
Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, dalam sambutannya menegaskan, pers memiliki peran strategis sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra pemerintah. Ia mendorong insan pers untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis, objektif, dan profesional dalam mengawal pembangunan di daerah.
“Saya berharap pers terus mengawal proses pembangunan di Kabupaten Sukabumi, dan tidak segan mengoreksi jika ada kekeliruan di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Ketua PWI Kabupaten Sukabumi, Nuruddin Zain Samsyi, menyampaikan komitmen organisasinya untuk terus menjalankan fungsi pers secara profesional dan konstruktif. Ia menegaskan bahwa PWI siap berkontribusi dalam menyukseskan visi pembangunan daerah dengan tetap menjunjung sikap kritis yang santun.
“Untuk mencapai kemajuan suatu daerah diperlukan adanya sinergitas semua stakeholder. Pembangun bukan kewajiban pemerintah saja, tapi tanggung jawab kita bersama, sesuai dengan tupoksi masing-masing,” ungkap Anom.
Ditambahkannya, sebagaimana konsep strategi Pentahelix, yang mengkolaborasikan lima unsur penting untuk bersatu membangun daerah. Yaitu, akademisi, pelaku bisnis, komunits (masyarakat), pemerintah, dan media. ”PWI Kabupaten Sukabumi siap bersinergi dengan semua pemangku kepentingan dan berkontribusi untuk mewujudkan masyarakat Sukabumi yang maju, unggul, brbudaya dan berkah (Mubarakah),” ucap Kang Anom.
Ia menegaskan, pers disamping memiliki fungsi untuk menyampaikan informasi, pendidikan, hiburan, dan lembaga ekonomi, juga tidak bisa meninggalkan fungsi lainnya yaitu sebagai kontrol sosial. ”Kami tetap menjalankan fungsi kontrol sosial dengan konsep kritis, santun dan membangun,” tambahnya.
Sementara Ketua Panitia HPN 2026, Heru Yuda Saputra, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HPN 2026 telah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu dengan serangkaian kegiatn, diantaranya: workshop jurnalistik tingkat SMA dan MA, Saresehan Jurnalistik Sehat, penanaman 1.000 pohon di kawasan wisata, bakti sosial dan Lomba Karya Jurnalistik tingkat SMA/MA se-Kabupaten Sukabumi, serta lainnya.
Puncak acara dan yang dinanti-nantikan yaitu perngumuman pemenang Lomba Karya Jurnalsitik, karenamenarik berupa beasiswa penuh S1 di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), untuk juara 1, 2 dan 3. Setelah diumumkan pemenangnya, hadiah diserahkan langsung oleh Wakil Bupati, Rektor UMMI dan Kediskominfosan. Acara HPN dan HUT PWI ke-80 itu diakhiri dengan foto bersama dan hiburan musik anggota PWI Kabupaten Sukabumi. (**)











