Breaking News

KCD Pendidikan Wilayah V, Salurkan Bantuan Kepada Siswa Terdampak Bencana di Kabupaten Sukabumi.

FOKUSMEDIANEWS.COM, KAB SUKABUMI – Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah V, berikan bantuan kepada pelajar yang terdampak bencana Hidrometeorologi di Sukabumi, Selasa (24/12/2024).

Bantuan tersebut berupa school kit dan logistik lainnya berupa pempers, susu, beras, minyak, perlengkapan bayi dan lainnya. Sasarannya bukan saja siswa siswa terdampak melainkan seluruh keluarganya.

Kepala KCD Pendidikan Wilayah V, Lima Faudiamar menjelaskan, untuk bantuan ini KCD Pendidikan didukung oleh Direktorat SMA dan SMK. Dilaksanakan setelah dilakukan asessmen ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :   Persib Pinjamkan Tyronne Del Pino ke Ratchaburi FC

“Sebelumnya kami melakukan proses asessmen ke tiap sekolah SMA maupun SMK yang terdampak didaerah bencana, dengan mengendarai sepeda motor keliling dengan mencatat dampak kerusakan sekolah, untuk menilai dari segi keamanan kegiatan belajar mengajar,” ujar Lima.

Foto ; Fitra Yudi/Fokus Media News.com

Hasil pendataan, menurut Lima, terdapat 626 pelajar dan pengajar yang terdampak bencana di kabupaten Sukabumi. Tidak lupa Lima Faudiamar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah dan para guru yang slalu mendata dan mencatat kaitan siswa nya yang terdampak.

Baca Juga :   Resmikan Takesi TPST 3R MBR, Wali Kota Bogor Dorong Pengelolaan Sampah Mandiri

“Butuh recaveri yang cukup panjang, melihat intensitas cuaca masih belum stabil, cepatnya 6 bulan dan lama nya bisa sampai 8 bulan atau 1 tahun. KCD akan terus memberikan bantuan yang bersumber dari berbagai pihak sambil berjalannya recaveri ini, dan KCD akan menurun kan team trauma healing ketika keadaan semakin membaik,” ujarnya.

Lima Faudiamar berharap dengan bantuan ini dapat meringankan beban siswa maupun keluarga nya.

Baca Juga :   Pemberitaan yang Baik Dorong Partisipasi Publik dalam Proses Pembangunan

“Kami berharap bencana ini dapat selesai dan siswa atau pelajar dapat kembali menjalani kegiatan belajar mengajar seperti biasa,” tutupnya.

Reporter : Fitra Yudi