FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI – Green Camp Pantai Karang Gantung jadi bukti sinergisitas dua lembaga yang peduli dengan lingkungan hidup di Wilayah Pajampangan. PWI Peduli yang merupakan organisasi sayap dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi berkolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan(ormas) Jampang Tandang Makalangan (JTM) melakukan aksi kepedulian terhadap lingkungan dalam bentuk penanaman ribuan pohon di lahan-lahan kritis, Wilayah Karang Gantung, Desa pasiripis, Kecamatan Surade, Minggu (15/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Peduli, Ariswanto menyampaikan, kegiatan Green Camp bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan kolektif untuk membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup sekaligus mendorong kemandirian pangan pupuk murah untuk keuntungan petani.
“Melalui Green Camp ini, kami ingin menanamkan masyarakat peduli lingkungan dengan menanam ribuan pohon produktif, bukan saja untuk penghijauan, akan tetapi kelak kalau sudah berbuah akan bermanfaat bagi masuarakat,” ujarnya.
Aris juga menekankan pentingnya upaya pemeliharaan pasca penanaman, termasuk pentingnya pemupukan agar tanaman bisa tumbuh subur. mendukung upaya itu Ia juga menyerahkan bantuan puluhan botol Pupuk Lumbung Rahayu Mikro Nano. Bantuan pupuk “Lumbung Rahayu” diserahkan langsung kepadapimpinan JTM untuk dimanfaatkan oleh para pegiat lingkungan.
“Diharapkan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh juga bisa memberikan edukasi kepada para petani pentingnya pangan sehat,” ujarnya.
Pupuk Lumbung Rahayu dikenal sebagai pupuk hayati cair berbasis mikroba, bisa meningkatkan kesuburan tanah serta produktivitas tanaman tanpa merusak ekosistem. Juga memiliki dua kandungan yaitu vegetatif fungsinya buat meningkatkan kesuburan poho, daun dan akar, generapif fungsinya untuk pembuatan,” pungkasnya.
Kegiatan Green Camp sendiri diisi dengan berbagai agenda, mulai dari edukasi lingkungan, praktik penanaman pohon, hingga diskusi tentang pengelolaan lahan berkelanjutan. Antusiasme peserta pun terlihat tinggi, terutama kalangan pemuda dan komunitas pengiat lingkungan.
PWI berharap, menurut Aris, bantuan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi masyarakat untuk terus mengembangkan pertanian organik dan menjaga kelestarian alam di wilayah Jampang. “Insan pers tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga harus hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya kolaborasi antara komunitas, petani, dan organisasi sosial, diharapkan gerakan peduli lingkungan seperti Green Camp dapat terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi pembangunan Sukabumi Mubarokah.
“Pemberian pupuk organik tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian insan pers, terhadap kelestarian lingkungan dan penguatan sektor pertanian masyarakat,” pungkasnya. (Iwan)











