Breaking News

DPRD Prov Jabar Gelar Rapat Dengar Pendapat, Bahas Longsor di Jalan Batutulis

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Rizaldy D. Priambodo (tengahg) dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin (kiri) saat rapat dengar pendapat di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung. (Foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar rapat dengar pendapat membahas cara penanganan longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, pada Senin (14/4/2025), di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung.

Di depan peserta rapat, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, Pemerintah Kota ( Pemkot) Bogor belum bisa melakukan perbaikan jalan yang longsor. Hal tersebut dikarenakan masih menunggu penyelesaian perbaikan turap oleh Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah 1 Jawa Barat (BTP Bandung).

“Sudah satu setengah bulan kami menunggu kabar pengerjaan atau kajian, namun belum ada. Kami terus ditanya oleh masyarakat, kapan Jalan Batu Tulis akan mulai diperbaiki,” ujar Jenal Mutaqin.

Baca Juga :   Wali Kota Bogor Lantik 239 Pejabat Administrasi dan Fungsional

Begitu pula dengan rencana pembebasan trase baru untuk Jalan Batutulis. Lagi-lagi, hal tersebut belum bisa dilakukan jika turap yang longsor belum diperbaiki secara menyeluruh.

“Bukan soal mencari siapa yang benar atau salah, tapi memang diakui bahwa turap tersebut masih dalam masa garansi dari Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah I Jawa Barat. Terima kasih kepada Komisi IV DPRD Provinsi Jabar yang sudah memberikan perhatian terhadap masalah ini,” ujar Jenal Mutaqin.

Rapat dengar pendapat membahas upaya penyelesaian longsor di jalan Batutulis Kota Bogor, yang diselenggarakan di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung. (Foto : istimewa)

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Rizaldy D. Priambodo, menyatakan bahwa longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, menimbulkan banyak dampak. Tak hanya memutus akses warga, tetapi juga menimbulkan dampak sosial dan ekonomi.

Baca Juga :   Pemkot Bogor Anggarkan Dana Hibah Keagamaan Rp 6,2 Miliar untuk 94 Lembaga Keagamaan Tahun 2025

“Ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak di Kota Bogor. Jalan yang terkena bencana ini adalah jalan yang sibuk dan setiap hari ramai dilintasi,” ungkap Rizaldy.

Sudah lebih dari satu setengah bulan sejak longsor terjadi, sambungnya, warga tak bisa menggunakan akses tersebut. Bahkan, ada sekitar 100 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Lawang Gintung yang terisolasi akibat longsor tersebut.

“Kita harus segera mencarikan solusi bagi 100 KK tersebut. Dinas terkait di provinsi juga sebaiknya menyiapkan antisipasi, terlebih Gubernur akan meninjau langsung lokasi di Batu Tulis,” jelas Rizaldy kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang hadir dalam rapat.

Baca Juga :   Pemkot Bogor Siap Bersinergi Lintas Wilayah Berantas Premanisme

Informasi terbaru dalam rapat juga mengungkapkan BTP Wilayah I Jawa Barat, selaku penanggung jawab atas longsor yang terjadi di lokasi proyek underpass Batutulis, baru akan memaparkan hasil kajian perbaikan dalam waktu satu bulan ke depan.

“Silakan dari Dinas Bina Marga Provinsi juga menyiapkan perhitungannya. Kalau bisa dalam waktu seminggu. Kita tidak bisa terus berharap dari sana-sini, bantu Pemkot Bogor,” tegasnya. (*/Red)