Breaking News

Cuaca Ekstrem Landa Sukabumi, Sejumlah Rumah dan Kendaraan Terdampak

FOKUSMEDIANEWS.COM, SUKABUMI — Hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi. Kondisi tersebut memicu beberapa kejadian bencana, mulai dari tanah longsor, pohon tumbang hingga kerusakan bangunan.

Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, kejadian bencana dilaporkan terjadi di Kecamatan Sukaraja, Cikidang dan Cicurug pada Selasa malam hingga Rabu (30/9/2026).

Di Kecamatan Sukaraja, tanah longsor terjadi di Kampung Cimuncang Pasir Kambing, RT 06/RW 09, Desa Pasirhalang. Longsor dipicu ambruknya tembok penahan tanah (TPT) yang kemudian membuat material longsoran menyumbat gorong-gorong.

Warga bersama unsur terkait melakukan gotong royong untuk membersihkan material longsoran. Tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi.

Baca Juga :   Sempat Tertimbun saat Rumahnya diterjang longsor, Giman Selamat dan Dirawat di RSUD Bunut

Sementara di Kampung Mangrod, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, pohon tumbang menimpa sebuah rumah akibat hujan dan angin kencang. Satu keluarga yang terdiri dari empat jiwa terdampak dan harus mengungsi.

BPBD bersama pemerintah desa, Tagana, Babinsa, Babinmas, Satpol PP, relawan dan masyarakat telah melakukan asesmen. Di lokasi tersebut masih dibutuhkan terpal dan material bangunan.

Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Cicurug. Sebuah pohon tumbang di halaman SMAN 1 Cicurug, Desa Purwasari, setelah hujan deras disertai angin kencang. Pohon tersebut menimpa dua mobil dan 10 sepeda motor serta mengenai tembok di samping sekolah.

Baca Juga :   Misi Suci Prajurit di Perbukitan Cianjur

Selain itu, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada bagian auning rumah warga di Desa Cibatu dan Desa Nyangkowek. Di Kampung Bojong Pereng, Desa Cibatu, auning sebuah rumah menimpa rumah di sebelahnya. Tiga kepala keluarga atau tujuh jiwa tercatat terdampak.

Sedangkan di Kampung Perubahan Sampireun, Desa Nyangkowek, satu keluarga yang terdiri dari tiga jiwa terdampak akibat kerusakan auning rumah.

Koordinator Lapangan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan petugas telah melakukan asesmen di seluruh lokasi yang dilaporkan terdampak.

“Setiap laporan yang masuk langsung kami tindak lanjuti dengan asesmen dan koordinasi bersama unsur di lapangan. Penanganan dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan di masing-masing lokasi,” kata Daeng.

Baca Juga :   Pohon Tumbang di Tanjakan Cisarakan Buniwangi Palabuhanratu, Polisi Sigap Evakuasi dan Alihkan Lalulintas

Menurutnya, hingga laporan diterima, tidak terdapat korban meninggal dunia, luka-luka maupun hilang dalam rangkaian kejadian tersebut.

Daeng mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama terhadap pohon yang rawan tumbang, bangunan yang kurang kuat, serta saluran air yang berpotensi tersumbat,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Sukabumi bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah lokasi terdampak. (***)