Breaking News

Calon Jamaah Haji Asal Kota Kota Bogor akan Mengenakan Syal Khusus

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat menghadiri silaturahmi dan pelepasan calhaj antar warga Taman Yasmin di Masjid Raya Taman Yasmin, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat. (foto : istimewa)

FOKUSMEDIANEWS.COM, KOTA BOGOR – Calon Jamaah Haji (Calhaj) asal Kota Kota Bogor akan mengenakan syal khusus, yaitu syal berlambang berlambang Kota Bogor. Disamping itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga memberikan sedikit perbekalan berupa tas ransel untuk membawa perlengkapan ibadah para jamaah.

“Syal tersebut (berlambang Kota Bogor) memang sengaja didesain khusus untuk memberikan kekhasan, sehingga calon jamaah haji ketika terpisah dari rombongan bisa dikenali,” ujar Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, saat menghadiri silaturahmi dan pelepasan calhaj antar warga Taman Yasmin di Masjid Raya Taman Yasmin, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat, Sabtu (3/5/2025). Pada momentum ini, beberapa calon jamaah haji sudah mengenakan syal berlambang Kota Bogor.

Baca Juga :   Dandim dan Walikota Bogor Tinjau Tempat Pembinaan Anak di Yonif 315/Garuda

Dedie A. Rachim menitipkan pesan kepada calon jamaah haji (calhaj) untuk mendoakan Kota Bogor agar tingkat ekonomi terus membaik. Menurutnya, calon jamaah haji ini merupakan orang-orang terpilih yang telah melalui proses dan doa yang panjang.

“Jadi Bapak Ibu harus sangat menikmati ibadah ini, karena ketika kita daftar hari ini, nunggunya 22 tahun lagi baru berangkat,” ucapnya,

Para jamaah haji ini juga sebagian besar telah menunggu selama kurang lebih 10 hingga 12 tahun. “Sebanyak 39 orang yang berangkat dari Yasmin ini merupakan rahmat dan rezeki yang luar biasa. Harus dinikmati betul ketika terpilih, jalani dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Baca Juga :   Couple Building dalam Bimtek Keluarga Berintegritas, Uji Kekompakan Peserta dan Keluarga

Sebab, lanjut Dedie Rachim, jika dibandingkan dengan masa hidup, pelaksanaan ibadah selama 40 hari hanya memakan waktu 00,01 sekian persen dari umur manusia.

“Jadi jalani, syukuri, nikmati, karena di luar sana masih banyak yang belum kebagian. Bahkan, saya ketika membuka manasik haji itu, ada jamaah berusia 92 tahun. Masih semangat,” jelasnya.

Baca Juga :   Hidupkan Kembali Cabang Olahraga Catur di Ajang O2SN, Percasi Kota Bogor Gelar Turnamen

Di lokasi yang sama, Ketua DKM Zainal Abidin menyampaikan bahwa jika dibandingkan dengan tahun lalu yang berjumlah 53 jamaah haji, jumlah tahun ini memang berkurang.

Meski demikian, hal itu tidak menjadi kendala untuk tetap mengadakan silaturahmi dan pelepasan. “Jadi ini kegiatan rutin tahunan yang diikuti oleh warga. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi dan saling mendoakan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ini diawali dengan salat subuh berjamaah, ngaji bersama, mendengarkan tausiah, dan ditutup dengan sarapan bersama. (*/Red)