FOKUSMEDIANEWS.COM, BANDUNG – Komisi V DPRD Jawa Barat menyatakan dukungan penuh terhadap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat untuk merebut kembali gelar juara umum Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang akan berlangsung di Lampung pada 5-10 April 2027.
Dukungan tersebut disampaikan jajaran Komisi V DPRD Jabar saat menerima audiensi pengurus PWI Jabar di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (30/10/2026).
Ketua Komisi V DPRD Jabar, Yomanius Untung mengatakan, secara prinsip DPRD Jabar mendukung kesuksesan Porwanas 2027. Ia berharap kontingen Jawa Barat mampu kembali meraih gelar juara dalam ajang olahraga wartawan tingkat nasional tersebut.
“Secara prinsip DPRD Jawa Barat mendukung kesuksesan Porwanas 2027 yang akan digelar di Lampung. Berharap kontingen Jawa Barat bisa kembali meraih gelar juara dalam pekan olahraga wartawan ini,” ujar Yomanius.
Senada, Anggota Komisi V DPRD Jabar, Hasbullah Rahmad menegaskan dukungan tersebut akan diperjuangkan secara kelembagaan, termasuk terkait keberangkatan kontingen Jawa Barat ke Lampung.
“Kami secara kelembagaan mendukung program kawan-kawan untuk ikut memberangkatkan kontingen Jawa Barat di Lampung. Secara kelembagaan akan kita perjuangkan agar kawan-kawan bisa berangkat,” kata Hasbullah.
Anggota Komisi V DPRD Jabar lainnya, Zaini Shofari juga menyatakan komitmennya mendukung keikutsertaan PWI Jabar dalam Porwanas mendatang.
“Secara komitmen kita mendukung penuh Pekan Olahraga Wartawan ini. Jabar harus kembali meraih prestasi yang membanggakan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Jabar, Tantan Sulthon Bukhawan menjelaskan, Porwanas 2027 akan diselenggarakan bersamaan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN). PWI Pusat memutuskan menggabungkan kedua agenda tersebut ke April 2027 karena pelaksanaannya bertepatan dengan bulan Ramadan.
Tantan menyebutkan, Jawa Barat memiliki rekam jejak prestasi membanggakan dengan empat kali meraih gelar juara umum Porwanas. Bahkan, tiga gelar juara umum terakhir diraih secara berturut-turut sehingga Piala Presiden kini berada di PWI Jabar.
“Jawa Barat insyaallah akan menjadi peserta HPN dan Porwanas. Secara prestasi kita itu sudah empat kali juara. Satu kali tahun ’96, yang terakhir tiga kali kita sudah bisa berhasil tiap tahun berturut-turut menjuarai, mendapat Piala Presiden karena juara umum berturut-turut selama tiga tahun,” ungkap Tantan.
Meski demikian, pada penyelenggaraan terakhir kontingen Jawa Barat hanya mampu meraih medali perak. Kondisi tersebut menjadi motivasi bagi PWI Jabar untuk mengembalikan kejayaan di Porwanas 2027.
“Di Lampung ini kita punya cita-cita ingin mengembalikan kemenangan Porwanas yang sudah menjadi kebiasaan mungkin ya di Jawa Barat,” katanya.
Tantan berharap semangat mengejar prestasi Porwanas sejalan dengan upaya Jawa Barat dalam meningkatkan capaian olahraga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Kolaborasi PWI dan DPRD Jabar, Buka Ruang Diskusi Kebijakan Publik
Selain membahas persiapan Porwanas, audiensi tersebut juga menjadi momentum membangun kolaborasi antara PWI Jabar dan DPRD Jabar melalui program diskusi bersama.
Ketua PWI Jabar, Tantan Sulthon Bukhawan mengatakan, pihaknya ingin memperkuat sinergi dengan legislatif melalui sejumlah program, salah satunya membuka ruang diskusi yang melibatkan anggota DPRD Jabar sebagai narasumber.
Menurutnya, pers tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab memberikan edukasi kepada publik.
“Salah satu upaya kami untuk sinergitas dengan legislatif, kita tuh ada beberapa program yang nanti akan kita sinergikan dengan teman-teman di DPRD. Salah satunya kita ingin membuka ruang diskusi,” ujar Tantan.
Ia berharap forum tersebut dapat direalisasikan secara rutin setiap pekan atau melalui agenda yang disepakati bersama.
Melalui diskusi tersebut, PWI Jabar juga ingin mengetahui berbagai gagasan dan progres kerja legislatif di Jawa Barat agar dapat dikomunikasikan dan dipublikasikan kepada masyarakat.
Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari Hasbullah Rahmad. Ia menilai diskusi dengan menghadirkan langsung pelaku dan pengambil kebijakan akan membuat informasi yang disampaikan lebih akurat.
“Saya menyambut baik ada program hari Jumat, mengundang mitra, baik dalam hal berolahraga maupun diskusi. Saya kira memang lebih afdol kawan-kawan menggelar diskusi mengundang pelaku, ya. Jadi narasumber ini kan pelaku, pengambil kebijakan langsung,” tutur Hasbullah.
Ia bahkan mengusulkan agar forum diskusi melibatkan lima komisi DPRD Jabar secara bergiliran sesuai bidang masing-masing.
“Saya kira itu juga baik, kita untuk melakukan diskursus, ya, agar Jawa Barat ini benar-benar bisa lebih istimewa,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPRD Jabar, M Lillah Sahrul Mubarok meminta PWI Jabar turut memperkuat literasi masyarakat di tengah era disrupsi informasi.
Menurutnya, PWI sebagai salah satu pilar demokrasi memiliki peran strategis menjadi penghubung agar masyarakat mendapatkan informasi yang lebih utuh dan berimbang.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan antara PWI Jabar dan DPRD Jabar, tetapi juga mendorong peningkatan literasi publik melalui diskusi, edukasi, serta penyebarluasan informasi mengenai kinerja legislatif. (***)











